renungan di pojok angkot

0

Labels:

sebuah rutinitas yang sering kujalani, ketika sore hari berangkat ngajar..
hal yang sedikit menghiburku adalah, melihat perilaku orang2 selama aku di jalan, naik angkot, liat berbagai manusia di jalanan, mengais uang demi sesuap nasi (dan sebongkah berlian,, lo..???) hehhehe

lucu aja gitu ketika memandang berbagai fenomena manusia yang kayanya semakin lama semakin unik, apalagi di kota yang menuntut manusianya untuk slalu hidup dengan keras seperti di jakarta ini,,

kaya suatu sore, ketika aku naik angkot, mau berangkat ngajar..
seperti biasa aku selalu memilih tempat duduk yang paling pojok.. selain karena lebih leluasa untuk melihat arah luar juga karena ngerasa lebih bebas ketika mengamati orang lain (hobo para calon psikolog.. hahah..amiiinn)
nah, ketika itu ada dua orang bapak2, yang satu udah umur 40 an gitu, aku gag tau pekerjaan mereka apa, yang satu (maaf) kayanya kehilangan satu buah matanya, yang satu lagi kira2 berumur 25an, dengan dandanan persis orang urban, orang daerah yang mencoba berpenampilan segaul mungkin menurut ukuran mereka...
dan ketika mereka sedang bercakap2, si bapak 40 tahun bilang, " daripada aku diinjek kakinya sama orang lain, mending aku nginjek kaki orang lain.."

entah kenapa, kata-kata itu begitu dalem, sampe sekarang keinget terus..
dan keingetnya bukan karena kalimat itu adalah kalmat yang mengandung unsur positif, tapi karena unsur negatifnya itu..

aku membayangkan suatu keadaan dimana semua orang berpikiran sama kaya bapak itu,,dimana orang lebih suka orang lainkeinjek dari pada dirinya yang keinjek, lebih suka liat orang lain menderita daripada dirinya yang menderita.
apakah hidup di metropolitan sudah sebegitu kerasnya atau aku yang naif hingga saat ini aku gag tau keadaan yang sebenernya kaya gini?
bahwa manusia sudah melupakan sisi kemanusiaan mereka.

lebih banyak orang yang pusing untuk dirinya sendiri, memikirkan kepentingan sendiri.
gag heran kalau di sisi lain dunia ini masih ada orang2 yang membangun gedung2 megah, apartemen2 mewah, dan ironisnya masih ada juga di balik gedung dan apartemen itu hidup orang2 kumuh yang tinggal di kolong jembatan, tinggal di gubug penuh sampah, tinggal di gerobag sampah..

apa sih yang sebenernya di cari di dunia ini?
semua orang sudah hapal kata2 bahwa hidup ini hanya persinggahan, hanya sementara, lalu kenapa orang2 ini masih saja mengeruk kekayaan seakan2 mereka akan membeli alam semesta...


tapi aku percaya masih ada orang2 baik di kota ini, di negeri ini,
masih ada orang2 yang masih mau memberi 500 perak untuk pengamen, untuk pengemis buntung di pinggir jalan..

Crank : high voltage

0

Labels:




baru-baru ini,
gara2 ke-ngambekan gue, akhirnya gue diajak nonton sama pacar di senayan city sebagai bayaran agar gag ngambeg lagi..
beliaunya mengiming2i untuk nonton Crank 2: high voltage, karena katanya bagus, dan dia bilang berani taruhan kalo selama nonton film ini aku gag ketawa...

yah,, karena ga ada track record tentang crank 1, makanya si gue setuju2 aja diajak nonton ni film..
begitu sampe di dalem, kok firasat gue mengatakanada sesuatu yang salah yha...
hmhhh,, ternyata bener..
dari awal hingga akhir, kata fu*king mengalir deras. hampir di tiap kalimat yang diucapin para tokohnya mengandng unsur kata ini. apa saja. setiap kalimat.
and then, ni film sangat tidak dianjurkan bagi usia di bawah 17 tahun. karena selain ada (kalo gag dibilang banyak) adegan porn nya, juga menampilkan perilaku yang sangat-sangat-sangat kejam, dan aku pikir perilaku kejam itu gag berdasar. kaya semacam bumbu aja biar filmnya kelihatan berandalan dan ngeri.
selama pertunjuikan tu gue yang ada teriak2 mulu, tutup mata, dan gag berani ngeliat gara2 darah ngocor dimana2..


sebenernya kualitas gambarnya udah bagus, dan kelihatan aslibanget, tapi gara2 kamera yang ngikutin si aktor dengan gaya close up, jadinya lumayan bikin pusing gue yang nonton,
dn anehnya ni film kaya gag ada jalan ceritanya. kalo menurutku, sekuel crank 1 ini dibuat nhanya berdasarkan gagasan satu kalimat saja, yng kemudian dikembangkan dengan berbagai kejadian absurd dan gag berguna hingga akhirny bisa memenuhi kuota untuk menjadi sebuah film berdurasi 2 jam.

cerita intinya adalah mengenai chev chelios yang punya jantung super, diculik sama gerombolan mafia di bawah utusan El Huron. nah jantungnya ini dicopot dengan paksa dan akhirnya diganti dengan jantung buatan, trus jantung chev yang asli diransplatasikan ke bosnya si el Huron. selama 2 jm itu ceritanya ya cuma tentang chev yang nguber2 jantung aslinya, yang disisi lain, jantung palsunya gag kuat hidup lama karena harus pake batre yang butuh terus menerus di charge. jadi ntar kamu juga bakal liat si bintang film transformer (Jason Statham) ini nyetrum dirinya berkali2 pake listrik high voltage...

yang aneh dari film ini, oprasi transplantasi jantungnya tuh kaya mainan aja yang dicopot, trus dimasukin trus dadanya dijahit lagi kaya semula. ha-ha. lelucon. trus ada juga adegan nge sex di tengah arena pacuan kuda, dan satu adegan yang sangat lucu adalah ketika chev melawan anak buah el huron (siapa yha namanya aku lupa..) yang keduanya tiba2 jadi segede raksasa dan bertarung di arena pembangkit listrik ( mirip sama adegan ultramen yang bertarung sama monster di tengah2 maket2 gedung2 lengkap dengan kabel2 listrik yang bergelantungan).

dan akhirnya pacar gue menang taruhan, karena gue ngakak liat lelucon yang sangat gag lucu ini.
ini ilm paling absurd yng pernah gue liat..


hahahhaha

LOL