menulis untuk blogger pemula

Labels: , ,





Sebagai seorang pemula dalam dunia blogging, mungkin saya tidak tahu banyak tentang etika dalam menulis blog, hal-hal yang DO dan DON't dalam menulis blog, apa manfaat blog, apa itu blogwalking, apa itu microblogging, apa itu RSS feed, dsb.
Yang saya tahu ketika saya membuat blog adalah, karena saya ingin menulis. itu saja. Dan biasanya hal-hal yang saya tulis di blog hanyalah kejadian-kejadian sehari-hari yang memang saya ingin tuangkan dalam bentuk tulisan. Istilahnya, memindahkan jurnal pribadi dalam bentuk digital yang dapat dibaca oleh siapapun yang kebetulan lewat di blog saya.

Pada awalnya, saya merasa biasa-biasa saja dengan hal tersebut. Tidak merasa terganggu karena memunculkan junk-blog di dunia maya. Namun akhir-akhir ini saya sedikit merasa risau. kebetulan semalam saya memikirkan, blog saya benar-benar hanya menjadi sebuah jurnal online yang entah tidak jelas apa tujuannya.

Dulu pernah ada yang menanyakan hal itu--secara tidak langsung-- kepada saya, kurang lebih kalimatnya, "apa tujuanmu membuat blog?" sembari berkata begitu, beliau melanjutkan dengan pendapatnya, bahwa menulis blog harus punya tujuan dan manfaat, karena jika sebuah blog tidak punya kedua hal itu --manfaat dan tujuan-- maka pantas-pantas saja jika blog itu disebut sebagai junk blog (blog sampah).

Saya langsung diam.
Saya tidak berani menyela omongan beliau yang bersemangat ketika itu. Selain itu, ada pula rasa tersinggung juga, karena secara tidak langsung beliau mengatakan bahwa blog saya juga termasuk blog sampah itu. Tapi kemudian saya menjawab pertanyaannya, sebenarnya hanya sebagai pembelaan saja karena telanjur merasa tersinggung.

Saya jawab kira-kira seperti ini, "Blog adalah sebuah web pribadi yang disediakan untuk menampung berbagai pendapat pribadi. Orang bisa dengan mudah dan gratis membuat blog, Dan orang juga bebas mengisi blognya dengan apa saja yang disukainya. Mengenai tujuan dan manfaat, saya pikir itu bersifat relatif. Hal yang bermanfaat bagi orang lain belum tentu bermanfaat pula bagi orang yang lainnya, Meskipun saya juga tidak memungkiri bahwa ada parameter manfaat yang general dan dapat dinikmati orang banyak. Mengenai blog saya, saya pikir itu adalah sebuah blog tempat saya berlatih menulis. memang isinya hal-hal sepele, namun itu cuma sebagai langkah awal saya dalam menuliskan sesuatu yang lebih besar lagi. Bukan apa-apa, namun keberanian mempublikasikan tulisan di blog untuk dibaca orang lain pun perlu dilatih, bukan?".

Beliau sempat diam sejenak, Kemudian dengan sedikit senyum yang sempat mucul dari sudut bibirnya beliau hanya menjawab, "okelah kalau begitu".

**

Dari percakapan di atas, saya jadi belajar banyak. Ternyata memang menulis di blog juga tidak bisa seenak udel kita. Seperti yang sudah saya bilang, tulisan-tulisan sepele yang mengawali blog saya hanyalah sbagai latihan, untuk selanjutnya berarti tulisan saya harus paling tidak meningkat kualitasnya bukan??

Saya mulai pusing, Karena jujur, saya tidak mempunyai bahan atau inspirasi yang cukup bagus untuk ditulis di dalam blog. Nah, kalau begini caranya, produktifitas saya menurun dong? saya jadi jarang posting hanya karena merasa tidak punya bahan yang bagus.

Di saat stuck seperti ini mungkin banyak orang yang lebih memilih untuk copy-paste artikel dari website lain, kemudian dipasang di blognya. Coba saja ketik sebuah kata kunci di google, misalnya "tips menulis yang baik", Kemudian perhatikan hasil pencariannya. Anda akan menemukan artikel yang sama di beberapa blog yang berbeda. Itu tandanya si empunya blog copy paste. Boleh-boleh saja copy-paste, tidak ada yang melarang, apalagi kalau tujuannya untuk membantu orang lain. Tapi dalam copy paste pun ada etikanya bukan?? harus mencantumkan link sumbernya, dan paling tidak meminta izin secara langsung dari pemilik yang asli. Namun, jangan keseringan juga copas, karena coba bayangkan. kalau seseorang menyadari Anda sering meng-copas dari website lain, bukankah orang tsb akan lebih memilih untuk melihat artikel tsb langsung dari sumbernya. Dan dengan hanya satu klik blog Anda akan ditinggalkan.

**

Saking puyengnya --seharusnya saya tidak perlu terlalu melebih-lebihkan masalah ini-- semalam saya iseng googling dengan kata kunci "blog curhat". Di beberapa artikel yang saya temukan, saya menangkap bahwa memang blog yang berisi curhatan pribadi kurang disukai oleh peselancar dunia maya. Dan hal lain yang saya tangkap adalah, blog curhat hanyalah blog yang tidak penting dan alay--menurut bahasa gaul sekarang.

Waduh, tambah puyeng saya. Blog saya juga blog curhat. Dan saya merasa menemukan jawaban mengapa jumlah pengunjung blog saya sangat sedikit. Kemudian untuk menambah keyakinan, saya tanya pada temen dekat saya, sedikit perlu paksaan untuk membuatnya membaca blog saya juga. "Tulisan mu kurang menarik untuk dibaca.. kurang mengajak pembaca terlibat secara langsung", begitu komentarnya.

Reaksi pertama saya tentu saja kaget dan agak tersinggung. Tapi dia teman dekat saya, dan saya yakin dia mengatakan hal itu untuk kebaikan saya. Saya jadi membaca-baca ulang postingan saya terdahulu, Wah, ternyata memang benar apa katanya.

**

Setelah semua kritik, saran, renungan, dan pencarian di atas, saya jadi sedikit belajar, bahwa memang menulis blog itu tidak mudah. Ada banyak tahap yang harus dilewati untuk bisa menjadi sebuah penulis blog yang baik, dan sekaligus menjadikan blognya terkenal dan banyak dikunjungi. Sebut saja Radityadika, Dewi lestari, atau Ndoro kakung yang sudah sangat terkenal itu.

Meskipun kelihatannya repot, namun bagi Anda para penulis blog pemula seperti saya, saya sarankan jangan menyerah hanya karena saya sudah bilang ini itu di atas. Terlepas dari semua yang sudah saya cuap-cuap, saya sangat tidak mendukung Anda bila Anda memilih untuk tidak melanjutkan menulis. Tetaplah tulis apapun yang menurut Anda bagus, setidakpenting atau se-alay apapun tulisan Anda, anggap itu adalah langkah awal yang memang HARUS ditempuh setiap blogger pemula.

seperti sebuah pepatah mengatakan, 1000 mil perjalanan dimulai dari langkah pertama, bukan?


*pic taken from flickr.com

0kata temen-temen: