aku sudah kembali

1 |

Labels: , ,




Aku sudah kembali. And this is my first day in magelang, my hometown. Kota yang tak lagi menawarkan dinginnya padaku.

Kembali ke Magelang sama saja sepeti bangun dari mimpi. Begitu banyak kenyataan-kenyataan yang aku anggap hilang selama ini, dan banyak pula fakta-fakta yang seharusnya menuntut perhatianku namun aku mengkamuflasekannya dengan beitu rapi, sampai-sampai aku lupa pada mereka.

Yaitu, masalah ekonomi keluargaku.

Aku tidak biasa mengutarakan keadaan pribadi ini di sarana publi, akan tetapi rasa-rasanya aku harus mulai jujur kepada diri sendiri. Dan dimulailah kontemplasi di malam tanggal 23 Desember 2009 ini.
Oh, aku rasanya begitu ingin menampar diriku sendiri. Kenapa aku se-tidak peka ini? Kenapa aku selalu berusaha membohongi dan menutupi kenyataan?. Bahwa aku tidak prihatin! Bahwa aku lupa! Bahwa aku pura-pura ngg tahu dan ngga mau tahu!

Di sini, di rumah nan kecil ini, orang tuaku kerja siang-malam, dengan sangat keras mengumpulkan serupiah demi rupiah, hanya untukku dan adik-adikku. Orangtuaku berdoa siang dan malam, itu hanya untukku dan adik-adikku. Kenapa aku tidak malu? Hampir 21 tahun aku hidup bergantung pada mereka, tapi apa yang telah aku lakuin? Ngga ada, nothing, NOL BESAR, omong kosong!

Bahkan apa aku peduli ketika 5 hari ibu tidak meneleponku? Apa aku bertanya balik bagaimana kabar mereka ketika orang tuaku bertanya tentang kabarku? Apa aku sebegitu sombongnya, bahkan saat tadi aku melihat raut lelah ibuku dikamar, setelah semalam begadang menugguku pulang, aku hanya diam dan kmbali k kamarku sendiri? Susahkah untukku hanya untuk menawarkan pijatan kecil di bahunya, dan menanyakan kesehatanyya?

Apa yang aku lakukan?

Sementara orangtuaku di magelang kerja keras dan berdoa banyak, apa yang aku lakukan di perantauan? Aku bersenang-senang. Aku tidak bisa kalau makan siang tidak pakai ayam atau rendang. Aku tidak bisa kalau dalam satu minggu saja tidak nonton film di bioskop. Aku juga tidak mau berepot-repot menghemat uang jajan untuk barang-barang lucu dan tidak berguna itu. Aku bertingkah seakan-akan aku punya uang banyak, aku bisa beli apa saja, aku menghamburkan uang untuk hal-hal sepele, dan konsumtif.

Apa selama itu aku ingat uang siapa yang aku gunakan untuk bersenang-senang? Apa aku INGAT? Dan apa aku juga tahu bahwa di setiap lembar uang yang aku ambil dari ATM itu ada tetes keringat, ada tetes tangis, ada sebongkah doa buatku, sedangkan aku tidak bertanggung jawab atasnya??

Aku munafik, munafik sekali. Entah apa yang aku pikirkan selama ini, sombongkah aku hanya karena merasa sudah dewasa, padahal ternyata aku tidak dewasa selama ini?? Lalu aku juga sombong karena merasa bisa mengganti semua yang telah mereka lakukan kelak, hanya karena ada jaminan aku akan bekerja layak nantinya? Ykin, akan ada jaminan untuk itu?

Apa aku ingat kapan terakhir kali aku berdoa untuk kedua orang tuaku? Apa aku masih ingat kapan terakhir kali aku menelepon ayahku, dan bahkan apakah saat idul itri kemarin aku sudah meminta maaf pada mereka berdua???

Aku sedih, sedih sekali. Kenapa aku bisa seegois ini. Tadi ibu bilang, bahwa biaya listrik untuk rumah naik lagi sepuluh ribu rupiah. Bagi beliau, sepuluh ribu adalah uang yang sangat berharga. Asal tahu saja, beliau berhasil menyekolahkanku hingga SMA dan kini kuliah ini, karena tabungan bliau yang tiap hari seribu perak seribu perak itu. Tapi apa yang aku lakukan, uang sepuluh ribu mungkin hanya akan habis dalam hitungan jam di warnet, atau bahkan menit di warung makan.

Sesiang ini aku juga ogah-ogahan makan, karena ibu hanya memasak ikan asin, sayur nangka dan gorengan tahu. Dan menu yang sama juga untuk makan malam. Apa aku lupa, bahawa menu itu adalah menu istimewa untuk ibu? Beliau bahkan bersedia makan nasi dan garam saja, asal bisa mengumpulkan uang untukku dan adik-adikku. Dan apa yang telah aku lakukan? Aku menghambur-hamburkan semuanya.

Sudah BUTA kah aku? Sudah BUTAkah mata hatiku, hingga tak mampu melihat ketegaran bapak dan ibu dalam menjalani detik detik kehidupan hanya untuk anak-anak mereka?

Apa aku masih pantas disebut sebagai seorang anak? Ya mungkin, Anak yang tak tahu diri. Dan aku bersyukur, masih mendapat kesempatan malam ini, kembali ke rumah kecilku, menyadri semua ini, dan berharap (serta mencoba) agar aku bisa membuat orang tuaku tersnyum, bangga dengan anak-tak-tahu-diri ini.




Indahnta Seribu Pulaumu, Sribu Sahabatku, Seribu Kenangan kita

3

Labels: ,


Pulau seribu mungkin salah satu aset Indonesia yang harus dilestarikan. Sebagai sebuah negara kepulauan, kita harusnya bangga memiliki garus pantai terpanjang di dunia, atau memiliki stok pantai yang sangat indah yang tak akan pernah habis indahnya dipandang mata. 


Karena itu, aku dan teman-teman sekelasku memutuskan untuk pergi ke sana: Kepulauan Seribu. Berbekal semangat dan sedikit bumbu nekat, berangkatlah kami sore itu, Sabtu, 21 November 2009, selepas maghrib, menuju teluk naga. Karena keterbatasan dana, kami pun menyewa sebuah truk milik TNI AD, padahal waktu itu sempat tidak diizinkan untuk dipinjam, tapi kami memakai alasan bahwa truk akan digunakan untuk mengangkut hewan kurban (saat itu menjelang hari raya Haji). Disamakan dengan hewan kurban tidak apalah, asal kita bisa sampai dengan selamat. 



truk angkutan
truk angkutan
Di dalam truk ini, kami terkantuk-kantuk, merasa sangat lelah dan bosan, ingin segera sampai di tempat tujuan. Apalagi saat itu aku belum mandi, hehehe. Rencananya kita mau mandi di sana aja. Setelah sekitar 2 jam, kami akhirnya sampai di teluk naga di Tangerang. Teluk naga ini semacam transit yang umum digunakan bagi para pelancong atau penduduk setempat dari dan ke kepulauan seribu. 


Kami sempat menunggu beberapa saat setelah akhirnya dijemput sebuah kapal tradisional berkapasitas kurang lebih 150 orang. Dari teluk naga ini kita udah bisa melihat gemerlap lampu Pulau Untung Jawa--pulau terdekat dari pulau jawa. Wah, semakin tidak sabar kaki ini menginjakkan jejaknya di sana. Tapi sayang, kerinduan itu harus diberi cobaan dengan ombak yang menderu sepanjang perjalanan yang 30 menit itu. Apalagi kami masih sangat awam dengan alat transportasi air yang satu ini. Alhasil, doa adalah satu-satunya hal yang bisa kami lakukan sepanjang perjalanan laut--selain taking picture of course.. hahaha.


di atas kapal menuju untung jawa
di atas kapal menuju untung jawa

Akhirnya sampailah kita di pulau Untung Jawa!!!



sampai di pulau untung jawa
sampai di pulau untung jawa

Badan sangat berminyak meminta untuk mandi. Untungnya kami langsung disambut oleh "ibu kost" kami : pemilik homestay di sana. Setelah diantarkan ke homestay, kami dipersilakan untuk bersih-bersih dulu sebelum makan malam. Lumayan, dua homestay dengan masing-masing satu kamar tidur ber-AC, satu kamar mandi kecil, satu ruang tamu plus televisi, semua seharga Rp 500.000 untuk 1 malam (24 jam).


Sholat dan mandi sudah selesai kita laksanakan, untuk itu kita berjalan menuju rumah makan "ibu kost" kami. Untuk yang belum tahu, air tawar di dekat pantai otomatis berasa asin, jadi agak menghambat kemauan untuk wudhu dan sikat gigi. Kemudian kami mengakalinya dengan membeli sebotol air mineral yang paling besar, dan kemudian menggunakannya untuk urusan muka dan mulut (cuci muka juga pake air mineral, soalnya kulitnya akan terasa kering banget).


Setelah beberapa pose norak dan gila kami, kami pun menikmati makan malam yang lumayan lezat itu. Paling engga perut ini ngga lagi keroncongan meminta jatah. Dan malam pun berlanjut dengan jagung bakar yang lezat, ditemani angin pantai yang bener-bener kencang dan dingin (jangan lupa bawa jaket) dan permainan Truth or Dare.



Kuno ya? Tapi itulah tujuan kami, di penghujung tahun ini kami ingin lebih mengenal siapa diri kami, siapa teman-teman kami, dan segala hal tentang persahabatan. Romantis sekali lah pokoknya. Dan malam itu pun berakhir dengan kartu poker dan siaran sepak bola sampai larut malam.


Pagi harinya, kami bersemangat untuk mengejar keindahan sunrise di pulau Untung Jawa ini. Maka, walaupun mata masih ngantuk, tapi setelah melihat sunrise itu, rasa-rasanya kantuk ini menjadi hilaaaang gitu aja. Sayangnya pagi itu agak mendung, jadi suasana ngga bener-bener fresh. Apalagi dari ujung pulau, masih terlihat gedung-gedung bertingkat yang ada di Jakarta, jadi makin mengurangi kesegaran pagi. But it’s okay.. karena masih ada Pulau rambut yang menunggu. 




Pulau Rambut adalah pulau yang tidak berpenghuni. Pulau Rambut memang dikhususkan sebagai pulau kawasan berbagai burung langka Indonesia. Maka hati-hati, kamu bias-bisa terkena “bom kotoran: dari burung-burung yang melintas di kepalamu. Untuk sampai di pulau Rambut, hanya makan waktu sekitar 15 menit saja. Sebenarnya pantainya indah, ditambah dengan adanya habitat berbagai macam burung langka, biawak dan juga sebagai tempat tumbuhnya bakau. Sayangnya pulau ini penuh dengan sampah. Bener-bener penuh dan dimana-mana. Everywhere.




Setelah melewati jalan setapak yang di sepanjang jalan kamu bisa melihat berbagai burung, akhirnya sampai ke sebuah menara pandang setinggi 20m. Di sini kamu bisa lihat seuruh pulau dari atas, bahkan pulau Untung Jawa pun agak terlihat meskipun di kejauhan. Kami betah berlama-lama di sana, tentunya sambil bernarsis-narsis ria.

Pas di tengah hari kami pun mengakhiri petualangan kami di Pulau Rambut. Hati-hati dan selalu waspada ya kalau berada di sana, karena banyak ular juga ternyata. 



Dan dengan berakhirnya perjalanan kami di Pulau rambut, berakhir pula hari kami di Kepulauan seribu. Malam itu juga kami harus pulang. Dengan makan malam dan beres-beres homestay sebelumnya, kami meninggalkan Pulau Untung Jawa dengan berbagai kenangan, tawa dan duka, jadi satu dalam harunya Kepulauan Seribu.

p.s disarankan untuk meninggalkan pulau sebelum petang menjelang, karena ombak sangatlah besar, menghantam perahu, dan sepanjang perjalanan yang penuh ombang-ambing itu, kami hanya bisa berdoa, tanpa foto-foto. 


Selamat tinggal Kepulauan Seribu dan sejuta indahmu.




Singgah di Pulau Sebelah

2

Labels:



Berawal dari, seperti biasa, ide mendadak dari Beruang, my partner in crime. Tib-tiba dia berkata, "Ke Lampung yuk besok minggu?". Dan seperti biasa pula, pertanyaan Beruang adalah hal yang tidak perlu dijawab, karena apapun jawabanku, dia akan menganggap aku bilang "iya". Yeah, well... karena aku traveller lover juga, so lets goo... *asal dibayarin, ahahhaha* *timpuk*
Jadi, rencana yang tercetus 2 hari sebelum hari keberangkatan kita ke Lampung itu kita jabanin! Minggu pagi, 15 november 2009, kami berangkat pukul 07.00, setelah sarapan dulu, naek motor menuju kantor si beruang yang ada di daerah jalan Gatot Subroto. Karena kita mau menuju arah barat, maka demi kenyamanan kita memilih untuk naik bis. Kata siberuang, kalo mo naek kereta, ya silakan-silakan aja, tapi dia ga ikut!. Katanya keretanya udah sama kaya kereta barang, saking bobroknya.



Ya okelah, walo mengaku backpacker, tapi teteup minta yang nyaman-nyaman aja... hehehe.. Setelah titip motor di kantornya si beruang, kita naik kopaja bentar untuk turun di daerah Slipi jaya. Biayanya Rp 4000 untuk 2 orang.



Dilanjutkan dengan naik bus Primajasa, seat 2-3, yang bertiket seharga Rp 17.000. Bagi temen2 yang berasal dari bekasi juga bisa naik bus ini, seharga Rp 21.000. Selama di perjalanan aku berusaha menghubungi temen-temen yang berasal dari Lampung, untuk sekedar memberitahu tempat-tempat wisata disana, dan sedikit browsing-browsing juga.. Tapi kayanya si emang jarang ada objek wisata disana yang bisa buat hedon-hedon, hehhe,, so kita cuman pengen ngerasain sensasi mabuk lautnya (maklum, belom pernah naik kapal). ehm.


Sekitar 2,5 jam kita udah nyampek tuh di pelabuhan merak. Begitu turun dari bus, kamu akan disambut segerombolan penjaja jasa ojeg untuk mengantarkanmu sampe di pelabuhan. Tapi ga usah terkecoh, karena sebenarnya jarak antara terminal bus dan pelabuhan itu cukup deket untuk ditempuh dengan jalan kaki, apalagi sama Pemda udah disediain kanopi yang panjang dan sepanjang jalan itu banyak pedagang-pdagang makanan, jajanan, buah, macem-macem deh. (bahkan ada yang menawarkan jasa menge-charge hape segala).


Untuk berangkatnya, kita memilih untuk naik kapal yang besar. Wrong choice. karena kapal tersebut membutuhkan waktu yang sangaaaaaaaattttt lama untuk sampai di Lampung. Tapi no problem lah, buat pengalaman ini.

saking lamanya, beruang sampe tidur dengan nyenyakkk



beruang lagi tidur! jangan di ganggu


bergaya di atas kapal
3 jam berada di atas kapal membuat otak kita sedikit geser, dan salah tempat. Sakit dan agak kehilangan orientasi deh pokoknya, makanya kita langsung seneng begitu menginjakkan kaki di PULAU SUMATERA!! Yeaaaahhhh…



pulau pulau yang ada di sekitar pelabuhan bakauheni
pulau pulau yang ada di sekitar pelabuhan bakauheni
Tempat tujuan pertama adalah mencari masjid atau musholla untuk sholat dhuhur. Oia, di pelabuhan Bakauheni ini, kamu bakal banyaaaakk sekali menjumpai para penjual jasa ojeg yang akan dengan sangat gencar menawarkan jasanya padamu, bahkan dengan cara yang agak memaksa. Aku sih merepet-merepet aja tuh di belakang beruang, biar dia yang urus semua tukang ojeg nekat nan mengerikan itu. Intinya : hati-hati, jangan sampe kelihatan bingung atau ngga tahu jalan. Pokoknya pede aja lah mantep mo jalan kemana (meski ga tahu). Bisa-bisa nanti malah kena tipu.


Selesai sholat, selanjutnya kami mencari tempat makan. Strategi kedua : cari warung yang kira-kira berasal dari daerah yang sama denganmu. Waktu itu kita lihat ada soto Lamongan, ya masuk aja deh. Dan penjualnya ternyata dari Surabaya. Okelah, paling ngga masih satu pulau jawa ini. Kita pun memesan satu porsi soto, ditambah jasa ngecharge hape dan sedikit air panas.


Strategi selanjutnya, setelah makan, kami berakrab-akrab dengan si penjualnya. Cara ini bisa digunakan untuk bertanya ini-itu mengenai keadaan sekitar pelabuhan, jalan mana yang harus ditempuh, dan tarif NORMAL untuk memakai jasa ojeg.


Dan kami pun memutuskan untuk pergi ke Menara Siger, yaitu landmarknya pelabuhan bakauheni, kelihatan dengan jelas berwarna kuning di atas bukit saat kapal sudah mendekati pelabuhan. Jarak tempuhnya ngga jauh-jauh amat, kayanya cuman 5 menit naik motor, tapi medannya naik, jadi agak pegel mungkin kalo harus jalan.


Kita bayar tukang ojeg dengan tarif normal Rp 5000 untuk 2 buah motor. (padahal tadi kami ditawarin Rp 5000 untuk 1 buah motor). Sesampai di sana, udah banyak ternyata yang juga ingin menikmati pemandangan dari atas bukit. MAuknya ngga bayar, cukup mengisi buku tamu saja. Menaranya sendiri kosong, ga ada isinya, katanya hanya digunakan kalau ada hajatan saja. Kan sebenernya bagus ya kalau misalnya diisi tentang kebudayaan Lampung atau semacamnya.


bergaya di menara siger
bergaya di menara siger
Di sana kita cuman foto-foto bentar sambil begaya macam artis iklan sampo *anginnya kenceng, bikin rambut dan baju berkibar-kibar*. Habis itu kita jalan balik. Kenapa kita ngga ke tempat yang jauh seperti Way Kambas atau kota Bandar Lampungnya?? Karena jauh. Kata temenku bisa sampe 3 jam untuk ke Bandar Lampung dan 6 jam untuk ke Way Kambas. Karena agendaku sama beruang cuman bisa sempet sehari aja tanpa nginep, alhasil kita pulang tanpa dendam.


berkibar
berkibar

memandang alam dari atas bukit
memandang alam dari atas bukit
Satu tips untuk temen-temen, setiap melakukan perjalanan, entah pakai bus, kereta atau kapal laut, ketika sudah sampai di tempat tujuan, jangan LUPA untuk menanyakan jadwal terakhir pemberangkatan untuk pulang. Karena bisa-bisa kita lupa waktu, dan ternyata udah ketinggalan kereta terakhir atau kapal terakhir. Rite??


Dan pulangnya kami memutuskan untuk menggunakan jasa kapal cepat. Bagi yang gampang mabok perjalanan, disarankan untuk tidak menaikinya, karena goyangan kapalnya cukup kerasa dan mampu mengocok-ngocok perut. Tapi ini adalah pilihan pas bagi kamu yang butuh kecepatan dan kenyamanan : kursi yang nyaman dan AC yang ga bikin kepanasan. !
Untuk sebuah perjalanan 1 jam sampai di pulau jawa kembali, rasa-rasanya biaya Rp 30.000 tidak terlalu berlebihan.


Sampailah kami kembali di tanah kelahiran, pula Jawa. Senang, karena sudah merasakan suka dukanya naik kapal, merasakan nyebrang pulau, dan merasakan udara pulau sumatera. Kami pasti akan datang lagi, dengan cara berbeda (naik pesawat aja deh), dan tujuan berbeda pula (ke medan, atau danau toba). See yaaaaa...

AVATAR

0

Labels:

Yeaahh...
setelah lama ditunggu-tunggu.. akhirnya film AVATAR ditonton juga.. Sebenernya rugi banget kalo notnon film ini tapi yang ga 3D, soalnya asik banget,,, dan kereeeennnn...


this film is awesome! walopun panjang film ini sekitar 2,5 (lamaa banget kaaan..) tapi dijamin ga bakal kerasa deh kepalamu ndongak nonton film ini. beda banget waktu nonton 2012 yang juga ga kalah lama tapi terasa sangat membosankan dan bikin ngantuk.

selama pertunjukan, kamu bakal disuguhin gambar yang oke banget kualitasnya, dan action yang ngga main-main. Apalagi, ni film memperkenalkan sebuah dunia baru buat kita, yaitu Planet Pandora, dimana penduduknya sangat menghargai alam, jadi alam di Planet Pandora ini bener indaaaaahhhh bangetttt... kalo malem aja, semua tumbuhan kaya punya flourescent gituh.. nyala dalam gelap.. indah banget lah pokoknya...

Ceritanya adalah tentang Jake Sully (sam worthington) yang berperan sebagai sang AVATAR, dia harus memakai tubuh seorang penduduk Na'vi dan membaur di dalamnya guna mendapat kepercayaan dari penduduk setempat. Tujuan utamanya adalah, sekelompok jutawan dan petinggi militer ingin mendapatkan ubotanium (kalo ga salah) yaitu batu yang ada di planet Pandora berharga sangat mahal itu.

Lalu serangan pun di rencanakan. Taktik denganmenggunakan Avatar ini hampir berhasil kalau saja Jake Sully tidak telanjur jatuh cinta dengan tata hidup Makhluk Na'vi, Jatuh cinta terhdap alamnya yang indah dan manusiawi, serta jatuh cinta pada Neytiri, putri dari kepala suku Na;vi. Dia pun kemudian malah balik menyerang sekutunya dan berusaha menyelamatkan Planet Pandora.


sebenarnya nih ya, inti ceritanya udah umum dan biasa ada di film2 hollywood lainnya, tentang kemuculan superhero atau pahlawan baru, dan tentang ekspansi manusia ke planet lain. yang membuat berbeda dari ilm ini dan yang membuat hebat ya itu tadi, efek khusus visualnya sangatttt hebat..

pesannya juga cukup tersampaikan. Keserakahan manusia, karena tidak bisa menjaga alamnya sendiri. harusnya mereka bisa belajar dari kaum Na'vi yang bahkan pantang membunuh hewan kalo ngga kepepet. dan salah satu filosofi yang bagus di film ini adalah, ketika Neytiri bilang, sebenarnya kita hidup di dunia ini hanyalah meminjam energi. suatu saat, kita harus mengembalikan energi kepada alam.

pokoknya love it love it love it.... Great movie!!!


Sepotong Hujan di Penghujung Bandung

0

Labels:

Judul yang agak puitis kah? ahaha.. mungkin ya,, tapi itulah yang kurang lebih aku rasakan ketika akan meninggalkan Bandung. Jujur selama 3 tahun di Jakarta, belum pernah sekalipun aku ke Bandung. I mean, ke kotanya, yang katanya surga belanja, yang katanya Paris van Java, yang merupakan tempat orang-orang metropolitan melarikan diri dari hiruk pikuk Jakarta tiap minggunya.
Dan kemudian ide itu serta merta muncul entah dari mana, aku dan siberuang nekat ke Bandung. kami sama-sama belum pernah ke Bandung, sama-sama buta arah di Bandung, dan sama-sama tidak punya sanak saudara atau kerabat atau teman di sana. Namun rencana dadakan itu toh kita jalani juga akhirnya.
Dengan memakai jasa salah satu travel yang ada di Bintaro--yang menurut kami menawarkan harga paling murah--berangkatlah kami hari Minggu, 22 November 2009 pukul 6.15 pagi--sebenarnya suatu hal yang istimewa buatku karena aku jarang bisa bangun pagi. Menempuh perjalanan sekitar 3 jam melewati jalan tol, aku dan siberuang sibuk menatap hamparan bukit dan lembah yang kehijauan. Indah, ini terlalu indah untuk mengawali hari ini. Bahkan sebelum sampai di Bandung pun kami sudah cukup terkesima, seolah sudah cukup obat stress dan kepenatan pada liburan ini.
Kendaraan pun kemudian mulai memasuki daerah padat pemukiman. Aku sudah yakin, kami sampai di BANDUNG. Akhirnya. Berbekal semangat, kami turun di daerah Dago. Karena belum sarapan, kami memutuskan untuk sarapan dulu. Menemukan sebuah warung di pinggir jalan bertuliskan : Nasi Timbel. hmm,,, pilihan yang pas sepertinya, aku sendiri juga belum pernah merasakan nasi timbel seperti apa.
Jadi, nasi bakar+lauk ikan yang masih mentah untuk kemudian digoreng sesuai keinginan kita+lalap+tempe dan tahu bacem+teh anget tawar+saus+sambal.OHH. Akhirnya aku merasakan nasi timbel juga. Harganya juga cukup murah, hanya sekitar 12.000 untuk 2 porsi makan besar. Sembari makan, kami memanfaatkan situasi itu untuk bertanya-tanya tentang rute perjalanan di Bandung pada penjualnya. Ini merupakan tips yang bagus menurutku, karena penjual yang baik akan dengan senang hati memberitahukan rute-rute perjalanan yang bagus untuk Anda, dan disertai penjelasan mengenai tarif ojeg, angkot, dll, sehingga kita ngga akan tertipu nantinya.
Akhirnya kita mendapatkan rute sebagai berikut : Taman Hutan Raya Ir. Juanda-Gedung Sate-Museum Asia Afrika-Bandung Tempo Doeloe-Cihampelas. Berangkatlah kitaaaaa....
Dengan naik angkot sekali (Rp 2000) dan ojeg sekali (Rp 5000) sampailah kita di sebuah hutan cemara yang sangat asri. waktu itu aku pikir Tahura ini isinya ya cuma hutan saja. Namun ternyata di dalamnya kami menemukan ada banyak sekali tempat yang bisa jadi tujuan. Yang paling dekat dan menarik adalah Gua Jepang dan Gua Belanda. Hanya cukup berjalan sekitar 1 km saja. Ngga akan terasa capek kok, karena sepanjang jalan kita akan sibuk menghirup udara yang benar-benar segar, dan sibuk melihat pepohonan yang sangat rimbun.

kerimbunan pohon cemara di Tahura
kerimbunan pohon cemara di Tahura

Gua Jepang tampak dari luar
slagi pose di depan Gua Belanda
note : sebelum jalan-jalan ke sini, ada baiknya kalau kamu persiapan alat penerangan, kaya senter atau semacamnya, karena di dalam gelap banget.  Memang ada sih yang nawarin senter buat disewa, seharga Rp 3000 aja, tapi akan sangat terasa mubazir karena ngga bakal digunain lama-lama, paling cuman bentar doang.  Selain itu, siapkan uang pas. Karena ternyata selama memandu di dalem, si orang yang nyewain senter bakal meminta uang jasa guide "seikhlasnya". Artinya, kalau kamu ngasih Rp 5000, jangan harap ada kembalian. begitu juga Rp 10.000 atau seterusnya.
Nah.. selanjutnya sebenernya peeengeeeennn banget ke curugnya.. tapi begitu melihat papan penunjuk jalan kalau curugnya masih 4 km lagi, fyuh..langsung drop deh semangat kita. Mau ngga mau kan harus naik ojeg tuh ke sananya. Karena tempat tujuan kami masih banyak, dan kami takut energinya terkuras, akhirnya kami memutuskan untuk tidak pergi ke curug. hiks, sedihnya, tapi it's oke lah...

Ngintipin Gedung Sate
Ngintipin Gedung Sate
Next Destination : Gedung Sate yang terletak di Surapati kalau ngga salah. Naik angkot sekali dari Tahura, langsung disambut dengan pasar hari minggu yang memang biasa digelar di sana. rameee pisaaaannnnn. Jadi ngiler pengen belanja deh, soalnya murah-murah banget.suasana pasar minggu.

suasana pasar minggu
keamaian pasar minggu
inget ! hArus ekstra hati-hati! soalnya pasar minggu digelar di piggir jalan yang sangat ramai dan padat pengunjung. Jadi kalau ngga hati-hati bisa-bisa ketabrak atau kesrempet. Selain itu, kamu harus punya mental yang kuat untuk berada di sini, khususnya bagi para cewe-cewe, soalnya nafsu belanjamu ngga akan tertahankan : murah-murah semua!. Dan kalau kamu menuruti nafsumu, bisa-bisa kocekmu udah abis dalam sekejab!
Kemudian kami tanya-tanya ke orang-orang, persiapan untuk ke tempat berikutnya : museum Asia Afrika. Sayangnya, menurut keterangan, letaknya cukup jauh. Kami pun memutuskan untuk jalan-jalan aja dulu. Eh, begitu jalan bentar  ternyata kami menemukan ada Museum Geologi, ngga jauh dari Gedung Sate.

Ada Beruang turun ke Kota! hihihi
Ada Beruang turun ke Kota! hihihi
Dan ternyata aku sangat cintaaaaaa geologi..sekaligus sejarah! bener-bener amazing deh murutku museum geologinya... Ada banyak koleksinya, mulai batu-batuan, fosil tulang hewan purba, dan berbagai pengetahuan tentang sejarah kehidupan. Bahkan ada sebuah teori mengenai Pemusnahan Massal. hiii.. ngeri deh...


awas ada t-rex!
awas ada t-rex!
 
teori kepunahan massal
 
Setelah puas mengelilingi museum Geologi, kita pun sholat. eh.. rencana sehabis sholat mau ke Museum Asia Afrika pun gagal, karena ternyata kami dihadang hujan deraaaaaasss banget... kita pun berteduh sambil ngemil2 di masjid hingga hujan reda, sekitar pukul 3 sore. karena kami sadar waktu sudah sore dan kita harus kembali  ke Jakarta sore itu juga, maka pulanglah kami menuju cihampelas terlebih dahulu untuk berbelanja.
Cihampelas seperti biasa selalu ramai, dan banyak orang berbelanja di sana sini.. apalagi itu adalah hari treakhir libur, jadi wajar lah orang menutupnya dengan membeli oleh2.. sayangnya aku tidak sempet belanja, karena kita dapet kabar buruk bhawa travel nya abis dipesen semua. hampir semua agen travel sudah habis dipesan. hiks. kita menyesal kenapa ngga pesen tiket dari tadi pagi.. tapi toh penyesalan tidak mengubah apa-apa.. jadi kita terpaksa naik bis.. 
Sore itu kami meninggalkan Bandung saat hujan, damai dan tenang, dengan banyak pohon yang basah dan jalan yang basah pula. Entah kenapa, aku jadi jatuhcinta pada kota yang satu ini. meskipun jalan2 di sana hampir satu arah semua, tapi aku suka suasana hujannya,, yang teduh dan tenang itu..
aku akan kembali lagi,pasti!

Meruntuhkan Kemalasan Menulis.

0

Labels: , ,




Buku ini tidak sengaja ku temuin di bengkel. Dari judulnya saja, sudah mampu memancingku untuk membawa pulang ni buku ke kost. Memang sampai saat ini belum selesai aku baca, tapi isi buku ini kan esai ringan, dan tidak berurutan antara satu dengan yang lain, jadi bebeas mau mulai dari bagian yang mana saja.


Judul lengkapnya adalah : Alirkan jari dirimu : esai-esai ringa utnuk meruntuhkan tembok kemalasan menulis.
sangat tepat banget buat aku yang saat ini sedang menggebu2 banget pengen bisa nulis tapi terbentur rasa malas, penyakit biasa.


Well, di dalem buku ini terdapat banyak sekali tips untuk menulis. Dan tips-tips ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi dari Natalie Goldberg, sang penulis. Jadi, dia ngga sekedar omong doang. Tips-tips yang ada di buku ini secara garis besar aku bagi menjadi 3.


1. Pikiran pertama
Definisi pikiran pertama adalah ketika pertama kali mendapatkan ide atau ilham, apapun, segera, tangkaplah, sabetlah, jangan sampai itu hilang. Karena pikiran pertama memiliki energi yang besar, yang belum tentu akan kamu dapatkan kembali saat nanti jika kamu menunda untuk menulisnya. Maka dari itu, ketika sebuah ide muncul dan kamu sedang duduk di depan komputer ataupun di depan meja dengan pensil atau sehelai tisu sekalipun, segera tulislah.



Langkah selanjutnya, setelah berhasil menangkap pikiran pertama itu, luapkan semua energi besarnya ke dalamnya. Masuk dengan seluruh indra, perasaan dan jiwamu ke dalam tulisanmu, jangan mengedit, jangan biarkan dirimu menjadi editor dan memangkas hal-hal yang sebenarnya bisa menjadi sebuah ide besar hanya gara-gara sensor pribadi.


2. Buatlah daftar.


Daftar ini adalah daftar topik tulisan. Berkaitan dengan angka ke satu, ide atau ilham apapun yang kamu dapatkan, jikalau tidak memungkinkan untuk langsung di tuliskan dalam bentuk panjang, maka cantumkan kata kuncinya ke sebuah notes kecil. Inilah pentingnya memiliki buku khusus bagi seorang yang penulis. Bisa saja saat di dalam angkot, melihat suatu kejadian yang bagus dan kamu ingin menuliskannya. Maka gunakan notes kecilmu ini. Tidak perlu yang bagus, yang bisa untuk menulis dan ringkas saja. Sebab buku yang terlalu bagus akan mendorongmu untuk menuliskan sesuatu yang bagus, padahal semestinya tidak perlu harus begitu. Setiap orang berhak untuk menulis apa saja, entah itu bagus atau tidak.


Selain hal di atas, kegunaan daftar adalah membantu ketika kamu sedang tidak ada inspirasi apapun untuk ditulis, kamu akan menemukan satu ide kecil dari daftarmu kemudian mengembangkannya. Daftar bisa berisi apa saja. Mulai saja dengan kalimat "aku teringat.." dan lanjutkan. Kalau masih buntu, ulangi lagi dengan "aku teringat.." dan lanjutkan lagi.


3. Terus berlatih.


Bagaimanapun bentuk tulisanmu, teruslah melatihnya, karena practice makes perfect, guys. Luangkanlah waktu setiap hari dan berdisiplinlah dengan jadwal yang kamu buat. Misalnya, "aku harus menulis setiap hari selama satu jam". Maka patuhilah jadwal itu. Tulis apa saja selama satu jam tersebut. Tapi inget, ini bukan hanya tentang sebuah pemenuhan kewajiban, tapi tentang bagaimana kamu memasukkan seluruh indra dan perasaanmu terjun ke dalam tulisan. Jadi bukan karena harus menulis 1 jam tiap hari, tapi dalam 1 jam itu kamu memang ingin menulis.


Sang penulis, Natalie Goldberg punya aturan lain untuk dirinya sendiri. Ia menargetkan bahwa dalam satu bulan harus sudah menghabiskan satu buah buku catatan. Jadi kalau dalam hari ke dua puluh lima dia baru mengisi 10 lembar, maka 5 hari sisanya ia harus mengisi 50 lembar sisanya. Dan ia harus bekerja keras untuk itu.  Kamu bisa membuat aturan sendiri, tidak harus langsung berat, bisa dimulai dengan yang ringan dulu, yang penting, hadirkan jiwa dan hatimu dalam tulisanmu, supaya tulisanmu tidak hambar.


Ibarat kue bolu, yang diolah dari berbagai macam bahan dan kemudian di oven, kamu mencampurkan segala macam ide dan mengolahnya menjadi adonan, dengan menghadirkan jiwamu, kamu sama saja dengan mengovennya sehingga menjadi matang


Buku ini sangat memudahkan para penulis pemula untuk mulai memberanikan diri menghasilkan tulisan. Tidak perlu langsung sekali habis untuk membacanya, buku ini bisa dibaca kapanpun saat kamu membutuhkan motivasi dan semangat menulis. 


Jadi, selamat membaca dan menulis! 


p.s.  seorang penulis adalah seorang pembaca yang rakus.. Jadi jangan segan-segan untuk membaca!



tipe kepribadian A dan B

0

Labels: , ,

aku heran gitu ya. ada orang yang sangat rajin, sumpah rajin banget. di saat yang lain ga ada kepikiran buat ngerjain, eh tahu-tahu dia udah aja gitu ngerjain tugas sampe selesai. bahkan kalo kerja kelompok, serasa bukan kerja kelompok, abisnya ni anak-anak rajin sudah mengerjakannya duluan. diibaratkan, kalau kita disuruh menanam mangga, tahu-tahu si anak-anak rajin ini sudah menyerahkan buah mangganya ke sang dosen.


dan dulu, aku sempet heran juga nih sama seorang temen. ceritanya kita lagi ngobrol-ngobrol gitu. ga tahu lagi ngomong apa, tahu2 dia bilang kalo dia ga suka main game.


Aku : Jadi kalo misalnya kamu disuruh melewatkan satu hari tanpa satu benda, apa yang tidak akan kamu pilih?


Dia : Laptop


A : jadi laptop lebih pemtimg dari hape?


D : iya *oh, well..dia menjawab dengan singkat, lagilagi*


A : Emang kamu ngapain aja sama laptopmu? ngegame yah?


D : engga. aku ga suka game.


A : trus?


D : aku kalo main game lebih dari 1 jam aja udah pusing


*aku dalam hati :"aku kalo main game 1 jam belom kerasa kalo lagi main game"*


A : then, ngapain?


D : ya baca-baca artikel gitu yang bagus bagus dan bermanfaat.


A : ......




oke, aku speechless. sama sekali ngga menyangka ada orang (cowo) yang segitu rajinnya. *oh semoga si orang itu tidak membaca blogku*. aku sendiri, kalo baca materi atau artikel di komputer 5 menit aja udah rasanya pengen mengalihkan pandangan saja, kemudian tergoda untuk meng-klik game. *some kind of plants vs zombies. hehehe*


kata pak Satria Hadi Lubis, dosen Kapita Selekta Pengembangan Kepribadian ku, ada dua macam tipe kepribadian, yaitu tipe A dan tipe B.


tipe A : agresif, selalu diburu waktu, cepat
tipe B : santai (lebih ke arah pemalas, tidak ada target, mengalir) ----->>> that's me!!


dan aku yakin teman-teamn rajinku itu pasti anggota Geng A ini. jadi bagimereka waktu itu penting banget, bahkan seringngeluh kalo 24 jam mereka kurang. ga bakal ada waktu untuk game, ngelamun, ngulet pas bangun tidur atau nyanyi-nyanyi di kamar mandi.


jadi, mereka sangat tidak normal kan?


atau aku yang ngga normal ya?









i know you know that we really know

0

Labels: ,

oh, well.. nothing special happen recently in my life. i think my life is so bored, you know. activity and routine thing would be sooooo usual and bored. yahh..

so? what the good things i must write down here??
o yeah, of course. we talking about learning now. Learn. everyone must be learn sumthing in her/his life. moreover, s/he must learn from her/his birth until die, right?. and learn about sumthing is not always from school. there is a universal college in this world called : LIFE. who everyone can get some from it. sometimes people just didnt understand, why they feel misery, feel sad, have a big problem, and got prize. they didnt know what it really mean.

for example, people didnt understand why is climate change happen now? people asking each other, why the temperature rise high. why rain didnt come yet. why storm attack many country.

why didnt they take a mirror and see trough theirselves?? aren't they didnt realize that all this mess is because of their stupidity, to take a control of nature and bring it to a mess?

enough for this climate stuff. my point is, we shouldnt learn from nature, from another people, from ancient stories, from this life, before it is too late.



so, have you learn sumthing today?


Ninja Assassin : filmnya psikopat

0

Labels:







Kapok deh nonton Ninja Assassisn. Kapok bener. Beneran sumpah. Kalo disuruh nonton lagi ya mending milih tidur seharian aja *haha.. kalo itu sih emang maunya*.

Walopun didukung sama bintang yang sangat imut dan COOL.. yaitu Rain, yang pemain Full House itu tuh.. tapiii..errr.. kayanya tetep pikir-pikir lagi kalau mau nonton.

Alasannya?? Film ini sangat sadis!! Darah ada di mana-mana, memutuskan organ tubuh manusia udah kaya mencacah daging sapi aja, kaya ngga ada nyawanya gitu...

Ceritanya adalah tentang sebuah klan ninja yang hidup di daerah rahasia. Klan itu adalah pemasok pembunuh bayaran yang sangat handal. Nah, Rain yang berperan sebagai Raizo ini adalah anak yang sudah dari kecil tinggal di dalam Klan tersebut, dari kecil sudah dilatih menjadi seorang ninja yang sangat tangguh, hingga akhirnya sebuah konflik membuat dirinya mempertanyakan keberadaan dirinya di Klan tersebut.

Karena perasaan tidak yakin itulah, akhirnya Raizo keluar dan melarikan diri dari Klan. Peraturan di Klan adalah jika salah satu ninja ada yang kabur, maka dia dianggap penghianat dan halal untuk dibunuh. Oleh karena itu Raizo pun bersembunyi sampai muncul saat yang tepat.

Saat yang tepat itu adalah saat sebuah agen pemerintah menyelidiki tentang klan tersebut, hingga salah satu agen terancam bahaya, yaitu Mika yang diperankan oleh Naomi Harris.

Kemudian peperangan pun terjadilah, disini nih mulai muncul banyak banget adegan berdarahnya, tusuk2an, cabik2an, wah.. ga ada rasa kemanusiaan banget deh.. selama pertunjukan aja aku cuman merem dan jerit-jerit ngga jelas.

Yang membuatku agak gatel untuk menuliskannya adalah, sebuah film tentang pahlawan, seorang hero yang ANEHnya (atau malah lazimnya ya?) selalu tidak terluka parah, padahal di saat yang lain orang-orang cameo di sekitarnya udah tergeletak semua. Padahal senjata kan ngga milih-milih tempat bersarang kan??
Selain itu juga seorang hero selalu digambarkan kalah lebih dulu dari sang musuh, tapi tak berapa lama kemudian seolah mendapat kekuatan baru *biasanya dipicu oleh kejadian yang tiba-tiba, inspiratif dn muncul secara spontan di pikiran* sehingga sang tokoh pun langsung bisa berdiri kembali dari kejatuhannya, dan kemudian dengan ilmu yang sebelumnya tidak pernah ia gunakan, ia mengalahkan sang musuh utama.

And they live happily ever after.

Hahha.. intinya gitu lah.. dan tambahan juga, ni bintang utamanya kan juga dikenal sebagai bintang iklan sampo tuh, jadinya di film ini, mau kotornya, kucelnya, berdarahnya kaya apa juga, dia tetep aja cool cool gitu. hahaha.. dasar film..

Tapi kata temenku, kalo semua nurutin omonganku, ya film-film hero cuman bertahan 5 menit pertama doank, jagoannya udah mati ketembak donk. hahah.. bener juga.


Sebenernya film ini bagus, dan efek spesialnya juga sangat bagus, karena mampu membuatku jerit-jerit sendiri. Tapi film ini sangat tidak direkomendasikan untuk yang takut sama darah! Kecuali kamu memang memiliki adrenalin tinggi dan udah menyaksikan hal-hal yang lebih ngeri dari Ninja Assassin.

New Moon : bulan yang benar-benar baru

0

Labels:




Yeah,, akhirnya nonton new moon juga.. Setelah ditunggu2 oleh seluruh twilighters di seluruh dunia. Kira-kira hampir 9 bulan menunggu (kaya ibu hamil aja) dan di bulan november 2009 ini keluarlah versi motion picture dari novel best seller Stephenie Meyer ini.


Seperti bisa diduga, seluruh pembelian tiket antri dan fully booked. Bahkan ngga jarang bioskop sampe menyediakan dua studio khusus buat film ini. Cuman sayangnya tanggal rilisnya di 20 November 2009 *buat di USA, dan sekitar tanggal 30an di Indonesia* ini  masih berbarengan dengan diputarnya film 2012, beserta semua bumbu kontroversinya.


Maka jadilah, saingan yang cukup ketat untuk kedua film ini. Bahkan di daerahku sendiri (b*nt*ro), kayanya lebih banyak yang minat sama 2012 ketimbang film new moon.


It's okay lah,, yang penting sekarang resensinya.


Berdasarkan novelnya sendiri, di sekuel yang ini diceritakan bahwa Isabella Swan yang semula pacaran dengan Edward Cullen, harus mengalami patah hati karena Edward meninggalkannya. Kemudian di tengah depresinya Bella, dia menemukan "matahari"nya, yaitu sahabat dekatnya : Jacob. Berkat Jacob, hidup Bella menjadi bersemangat kembali, namun kemudian bella pun semacam menjadikan Jacob sebagai pelariannya, karena ia tahu di dalam hati kecilnya ia masih sangat mencintai Edward. Padahal saat itu Jacob sudah menyatakan rasa cintanya pada Bella.


Konflik cinta segitiga yang tak lazim antara  manusia-vampir-serigala ini sebenarnya menyuguhkan cerita yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Walaupun dibumbui oleh hal-hal mistis dan fantastis, namun sebenarnya rasa patah hati, rasa ditinggalkan, masalah cinta tak terbalas, dan hal-hal manusiawi yang dirasakan Bella ini sangat jelas menerjemahkan apa yang biasa dialami oleh banyak orang. Alasan itulah yang membuat film dan novelnya banyak disukai orang.


Sedangkan untuk filmnya sendiri, dari pengakuan sutradaranya, Chris Weitz, sangat berusaha untuk menampilkan sisi patah hati nya Bella, karena itu adalah inti utama dari cerita New Moon. Dan akhirnya film ini dibuat sedemikian persis mengikuti alur novelnya.


Kelemahannya adalah, aku rasa bagi yang belum pernah membaca novelnya, atau minimal melihat film pertamanya, Twilight, akan dibuat sangat bingung dengan alur dan penokohan, karena film ini sangat padat, sehingga tidak ada tempat untuk memperkenalkan para tokoh. *temen sebelahku aja nanya-nanya ini-itu saking ngga ngertinya*.


Kekurangan yang lain, film ini berjalan dengan sangat cepat, terutama bagi yang pernah baca novelnya. Karena di novel, perasaaan-perasaan Bella tergambar dengan sangat jelas dan lambat, sehingga mungkin akan sedikit tersandung-sandung. Namun mungkin memang disitulah letak keterbatasan film, hanya dengan 120 menit harus mampu menjelaskan semuanya, jadi kita pun ngga boleh berharap lebih.


Kelebihannya adalah, kualitas gambarnya cukup lumayan. Dengan semacam gambaran werewolf yang tampak lumayan nyata, sehingga waktu itu aku bener-bener jadi tahu bagaimana sih wujud werewolf yang bermata coklat dan bulu coklat kehitaman itu.


Satu hal lagi dari film ini yang agak mengganggu adalah endingnya yang terkesan dipaksakan, karena sangat tiba-tiba datengnya*menurutku loh*. Yeah, but overall filmnya bagus, mampu mengobati kerinduan untuk melihat acting Kirsten Stewart beradu dengan Cedric Diggory, upss.. maksudnya Robert pattinson. Selamat mengoleksi filmnya!

si kutu buku yang pemalas.

0

Labels: ,

Bukan, ini bukan tentang dongeng, walaupun judulnya agak-agak "berdongeng".ini tentang kebiasaanku, baca buku. Aku heran. dulu waktu esempe aku terkenal sebagai si kutubuku kelas. Bukannya apa-apa sih. karena keberuntungan aja pas sekolahku sebelahan sama perpustakaan umum kota magelang, jadinya tiap ada jam kosong atau istirahat, pasti aku ke perpus, dan mulai baca buku favorit.

Membaca buku emang udah jadi hal biasa sih, karena dari kecil aku paling suka baca buku *thats why i'm smart, hhahaha.. narsis* Waktu TK aja aku satu-satunya anak yang udah bisa baca. huhuhu.. bangganya diriku, ternyata dulu aku pinter *berarti sekarang o'on? ngga lah.. *

Hal yang paling aku inget adalah momen ketika aku baca komik atau novel aku lupa, yang pasti waktu itu aku ada di kamar nenek putri, trus sedang hujan sangat deras. nenek sedang tiduran sedangkan aku asyik baca buku, dengan penerangan lampu warna kuning 25 watt-selimut-dan hujan deras di luar sana. Menurutku itu sangat romantis.. hingga sekarang pun, waktu yang paling pewe menurutku ya waktu-waktu hujan, trus tiduran di kasur dengan lampu baca, sambil selimutan tebel. lebih joss lagi kalau ditemenin kopi hangat secangkir dan beberapa cemilan. mak nyusss deh pokoknya.

Namun semenjak adanya teknologi yang bernama internet ini. aku berasa males banget baca buku. Bahkan ada banyak buku di kost yang bagus-bagus aja belum aku baca. hiks, sedih sebenernya, karena menurutku, mau secanggih apapun teknologi, keasyikan dalam mencari sesuatu dari buku, ataupun mencari dan memilih buku dari rak adalah sesuatu kenikmatan tersendiri yang ga bisa dikatakan *lebay ya, gapapa deh*. Intinya menurutku, sampe kapanpun harusnya manusia tetep wajib baca buku. Makanya aku sedih, karena sekarang aku udah jarang banget nyentuh buku *selain buku kuliah tentunya, itu aja masih nyentuh doank, ga dibaca., hehe*

And, now i want to make booklists that i have to read it as soon as possible.. here they are....




Resensi ORPHAN

0

Labels:



nahh,, ini dia nih film buat pecinta film-film sadis-psikopat-sakit jiwa. emang udah dari awal dikasih tahu kalo ni film tu ngeri gitu.. cuman belom berani nonton, dan baru kesampaian kemaren.

and, here they are...

ORPHAN

kisah berawal ketika Kate, seorang ibu beranak 2, mengalami depresi dan se ring sekali bermimpi buruk gara-gara anak ketiganya meninggal sebelum dilahirkan. ini menjadi sebuah penentu keputusan untuk mengadopsi seorang anak dari panti asuhan, sebagai sebuah bentuk "obat penyembuh" bagi Kate.

maka pergilah Kate dan suaminya ke sebuah panti asuhan. di sana mereka berdua bertemu dengan seorang gadis 9 tahun yang memesona : manis, mudah bergaul, pintar, dan suka sekali menggambar. jadilah Esther, sang gadis 9 tahun, menjadi anak adopsi bagi Kate dan suaminya.

inilah titik tolak keharmonisan dan keutuhan keluarga Kate. ternyata Esther tidak semanis yang ia tampakkan dari luar. berbagai kejadian, seperti cek cok antara Kate dan suaminya, atau suster panti asuhan yang terbunuh, membuat kate curiga bahwa there's sumthing wrong with esther. sayang, tidak ada seorangpun yang mendukungnya, karena Kate dianggap kembali mengalami depresi dan seharusnya masuk panti rehabilitasi.

klimaks cerita terjadi ketika Daniel, anak tertua Kate hampir mati dibunuh Esther, dan kemudian dilarikan ke rumah sakit. ternyata usaha pembunuhan Daniel ini tidak berhenti sampai di situ. di rumah sakit Esther berusaha mengakhiri hidup Daniel, untungnya tindakan tersebut berhasil dicegah.

tragedi pun berlanjut ketika suami Kate pun terbunuh. dan akhirnya fakta pun terkuak : bahwa Esther bukanlah seorang gadis berumur 9 tahun, tetapi ia adalah seorang wanita dewasa umur 33 tahun yang menderita penyakit hypopituitary, yaitu pertumbuhan tubuhnya terhenti di umur 9 tahun. karena penyakit itu, Esther--yang bernama asli Leena-- menderita depresi dan kelainan. sejujurnya ia sangat mendambakan sebuah hubungan intim dengan lelaki, namun karena kondii tubuhnya yang tidak memungkinkan itu, akhirnya dia menjadi gila dan menjadi seorang psikopat.

ide cerita film ini sebenarnya klasik. tentang seseorang yang baru kau kenal dan ternyata dia adalah seorang pembunuh berdarah dingin. cuman dlam film ini berwujud seorang anak kecil. dan film ini sebenernya mirip-mirip sama Gothika yang dibintangi sama halle berry, tentang perempuan yang curiga terhadap sesuatu sayangnya dia tidak dipercaya oleh orang-orang di sekitarnya.

terus juga ending cerita yang sangat ngegantung menurutku. mungkin tujuannya biar bikin orang penasaran, cuman kayanya pemotongannya ga pas, jadi kesannya malah ga selesai dan dipotong dengan tidak rapi.

overall, film yang cukup menegangkan dan mampu membuatku jerit-jerit sendirian, haha, enjoy.