Meruntuhkan Kemalasan Menulis.

Labels: , ,




Buku ini tidak sengaja ku temuin di bengkel. Dari judulnya saja, sudah mampu memancingku untuk membawa pulang ni buku ke kost. Memang sampai saat ini belum selesai aku baca, tapi isi buku ini kan esai ringan, dan tidak berurutan antara satu dengan yang lain, jadi bebeas mau mulai dari bagian yang mana saja.


Judul lengkapnya adalah : Alirkan jari dirimu : esai-esai ringa utnuk meruntuhkan tembok kemalasan menulis.
sangat tepat banget buat aku yang saat ini sedang menggebu2 banget pengen bisa nulis tapi terbentur rasa malas, penyakit biasa.


Well, di dalem buku ini terdapat banyak sekali tips untuk menulis. Dan tips-tips ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi dari Natalie Goldberg, sang penulis. Jadi, dia ngga sekedar omong doang. Tips-tips yang ada di buku ini secara garis besar aku bagi menjadi 3.


1. Pikiran pertama
Definisi pikiran pertama adalah ketika pertama kali mendapatkan ide atau ilham, apapun, segera, tangkaplah, sabetlah, jangan sampai itu hilang. Karena pikiran pertama memiliki energi yang besar, yang belum tentu akan kamu dapatkan kembali saat nanti jika kamu menunda untuk menulisnya. Maka dari itu, ketika sebuah ide muncul dan kamu sedang duduk di depan komputer ataupun di depan meja dengan pensil atau sehelai tisu sekalipun, segera tulislah.



Langkah selanjutnya, setelah berhasil menangkap pikiran pertama itu, luapkan semua energi besarnya ke dalamnya. Masuk dengan seluruh indra, perasaan dan jiwamu ke dalam tulisanmu, jangan mengedit, jangan biarkan dirimu menjadi editor dan memangkas hal-hal yang sebenarnya bisa menjadi sebuah ide besar hanya gara-gara sensor pribadi.


2. Buatlah daftar.


Daftar ini adalah daftar topik tulisan. Berkaitan dengan angka ke satu, ide atau ilham apapun yang kamu dapatkan, jikalau tidak memungkinkan untuk langsung di tuliskan dalam bentuk panjang, maka cantumkan kata kuncinya ke sebuah notes kecil. Inilah pentingnya memiliki buku khusus bagi seorang yang penulis. Bisa saja saat di dalam angkot, melihat suatu kejadian yang bagus dan kamu ingin menuliskannya. Maka gunakan notes kecilmu ini. Tidak perlu yang bagus, yang bisa untuk menulis dan ringkas saja. Sebab buku yang terlalu bagus akan mendorongmu untuk menuliskan sesuatu yang bagus, padahal semestinya tidak perlu harus begitu. Setiap orang berhak untuk menulis apa saja, entah itu bagus atau tidak.


Selain hal di atas, kegunaan daftar adalah membantu ketika kamu sedang tidak ada inspirasi apapun untuk ditulis, kamu akan menemukan satu ide kecil dari daftarmu kemudian mengembangkannya. Daftar bisa berisi apa saja. Mulai saja dengan kalimat "aku teringat.." dan lanjutkan. Kalau masih buntu, ulangi lagi dengan "aku teringat.." dan lanjutkan lagi.


3. Terus berlatih.


Bagaimanapun bentuk tulisanmu, teruslah melatihnya, karena practice makes perfect, guys. Luangkanlah waktu setiap hari dan berdisiplinlah dengan jadwal yang kamu buat. Misalnya, "aku harus menulis setiap hari selama satu jam". Maka patuhilah jadwal itu. Tulis apa saja selama satu jam tersebut. Tapi inget, ini bukan hanya tentang sebuah pemenuhan kewajiban, tapi tentang bagaimana kamu memasukkan seluruh indra dan perasaanmu terjun ke dalam tulisan. Jadi bukan karena harus menulis 1 jam tiap hari, tapi dalam 1 jam itu kamu memang ingin menulis.


Sang penulis, Natalie Goldberg punya aturan lain untuk dirinya sendiri. Ia menargetkan bahwa dalam satu bulan harus sudah menghabiskan satu buah buku catatan. Jadi kalau dalam hari ke dua puluh lima dia baru mengisi 10 lembar, maka 5 hari sisanya ia harus mengisi 50 lembar sisanya. Dan ia harus bekerja keras untuk itu.  Kamu bisa membuat aturan sendiri, tidak harus langsung berat, bisa dimulai dengan yang ringan dulu, yang penting, hadirkan jiwa dan hatimu dalam tulisanmu, supaya tulisanmu tidak hambar.


Ibarat kue bolu, yang diolah dari berbagai macam bahan dan kemudian di oven, kamu mencampurkan segala macam ide dan mengolahnya menjadi adonan, dengan menghadirkan jiwamu, kamu sama saja dengan mengovennya sehingga menjadi matang


Buku ini sangat memudahkan para penulis pemula untuk mulai memberanikan diri menghasilkan tulisan. Tidak perlu langsung sekali habis untuk membacanya, buku ini bisa dibaca kapanpun saat kamu membutuhkan motivasi dan semangat menulis. 


Jadi, selamat membaca dan menulis! 


p.s.  seorang penulis adalah seorang pembaca yang rakus.. Jadi jangan segan-segan untuk membaca!



0kata temen-temen: