mana terima kasihmu?

Labels:



sebegitu mahalnya-kah ucapan terima-kasih?

Aku lahir dari sebuah keluarga jawa, yang terbiasa berucap dan berperilaku layaknya orang jawa pada umumnya : sopan, halus, dan segan. Meskipun terlihat agung dan luhur, ada yang bilang sifat orang jawa ini lah yang memudahkan para belanda itu dulu menjajah kita. Selain itu, sikapnya yang sopan dan terkesan malu sebenernya hanya untuk menutupi jiwanya yang rakus dan tamak.

Ah, tapi aku ngga mau menjelekkan leluhurku sendiri, yang dulu toh pernah membuat candi Borobudur yang hebat dan megah itu. Dan masalah adat budaya orang jawa ini akan aku bahas di waktu lain. The thing is, dari kecil aku sudah dibiasakan untuk mengucapkan terima kasih (matur nuwun dalam bahasa Jawa) kepada siapapun yang udah membantu kami. Meskipun terkadang juga masih suka lupa, tapi rasanya ada yang kurang ketika tidak mengucapkan terimakasih bahkan pada saat orang lain tidak berbuat sesuatu terhadap kami.

Ngga, aku ngga berusaha memuji diri sendiri. Aku cuman menceritakan latar belakang kehidupanku. Dan kebiasaan ini sudah berlanjut sampai puluhan tahun (21 tahun tepatnya). Makanya, hari ini, ketika aku memberikan sepeser uang pada pengemis (aku tipe orang yang mudah kasihan, bisa disebut kelemahan juga), dan ketika pengemis tua itu cuman diem, aku kaya mencelos.

Bukannya aku mengharap pamrih ya, terserah kalau emang dianggepnya gitu, tapi HELLoooooo.... bapak itu tu sama sekali ngga noleh.. dan kenapa ya, mungkin karena latar belakang pendidikan di keluargaku tadi itu yang bikin aku lumayan sensi. Bukannya aku terus sok ngasih biar dapet ucapan terima kasih, aku cuman merasa bahwa ucapan terimakasih kini ternyata sudah tidak penting lagi.

Ah, tapi, buat apa sih hal kaya gini dipusingin juga? Bisa aja kan bapak itu tadi emang berucap terimakasih di dalem hati, dan bahkan ngedoain aku yang baik-baik?. Toh, ucapan terimakasih secara lisan ngga ada artinya kalau ngga disertai ucapan tulus dari dalam hati...

Teruslah berbuat baik, Ana. entah itu akan mendapat imbalan ataupun engga. 

3kata temen-temen: