menutup aib

Labels: ,


Mau ikut-ikutan ngebahas Luna Maya-Ariel ah. Hahahha.. Alay nih kasus menurutku, cuman gara-gara keduanya artis trus kasusnya jadi heboh ngga karuan, ngalah-ngalahin beritanya Dana Aspirasi yang lagi diperjuangkan anggota DPR buat disahkan. Dan ironisnya waktu di twitter, Ariel Peterporn bertahan lebih lama di nomor urut teratas trending topic daripada #tolakdanaaspirasi. Ternyata orang-orang lebih rela duitnya dirampok wakil rakyat daripada ketinggalan gosip ya. Ampun dah.

 Jadi, apa sih yang mau diomongin, Na?

Gini loh, semisalnya nih ya, katakan pelaku video itu emang si Ariel sama Luna, mereka pasti juga ngga mau dengan sengaja menyebarluaskan video pribadi kaya gitu kan? *gilaaaa apa lo*. Jadi ketika ternyata ada 'orang iseng' yang nyebarin koleksi pribadi itu, pasangan seleb ini pasti ngga bakal nyangka aja kalau karier mereka jadi korban, keadaaan jadi carut marut, hidupnya kacau, dituntut sana sini, dihujat, albumnya dibakar, dibanned ngga boleh manggung, kontrak kerja diputus semua. Bayangin berapa kerugian yang diderita kedua pasangan itu, milyaran mungkin. Belum termasuk akibat psikologisnya.

Aku bukan maksudnya membela loh ya, aku cuman berusaha menggambarkan apa yang mungkin sedang mereka hadapi saat ini, dan aku sedang mengemukakan bahwa semua "malapetaka" ini mungkin ngga pernah disangka-sangka bakal datang kepada dua pasangan yang kelihatannya sebelumnya bahagia itu. My point is, semua ujian materi dan batin ini datang sangat tiba-tiba, seperti hujan yang dateng tanpa mendung, buat mereka. Hidup yang glamour tiba-tiba aja berubah drastis. Yang tadinya dipuja sekarang dihujat. Ibarat pepatah, mungkin mereka yang tadinya berada di roda bagian atas tiba-tiba menggelinding menjadi roda bagian bawah, dan jelas mereka ngga siap untuk itu.

Aku jadi inget sebuah status temen di twitter,
"Salah satu nikmat Alloh yang paling besar adalah ketika Dia menutupi aibmu".
Dan bagiku ini bener banget. Aku pernah merasa sangat tolol dengan mengumbar aibku lewat media, dan untungnya ada yang ngingetin aku. Aku jadi sadar, bahwa tiap orang pasti punya dosa, punya aibnya masing-masing dan ngga pengen orang lain tahu. Jadi ketika aib itu masih disimpen sendiri, bersyukurlah, karena Tuhan bisa aja membuka aib tersebut kapan aja, di saat kamu siap atau ngga siap, dan siapa sih yang bisa tahu akibat selanjutnya??
Jadi ingin menghapus semua dosa kita ya..?
Kasus yang sama juga menimpa Ariel, dulu mungkin aibnya masih tertutup dengan baik. Dan harusnya Ariel bisa bersyukur atas hal tersebut dengan cara mengurangi aibnya, tapi sekarang ketika hal yang (mungkin) ia lakukan itu akhirnya diketahui umum, apa yang bisa ia lakukan??

16kata temen-temen: