Toy Story 3

Labels:


Siapa yang ngga menunggu-nunggu film ini?? Dari kedua pendahulunya, Toy Story emang ditunggu-tunggu penggemar setianya, selain karena ceritanya yang unik dan menyentuh, bagiku film ini juga salah satu cerita animasi terbaik. Buat yang belum nonton, aku mau kok berbaik hati berbagi reviewnya. Here we go..

 Toy Story 3 merupakan kelanjutan dari Toy Story 1 dan 2, dimana kita kenal ada Woody si boneka koboi, Buzz miniatur kapten luar angkasa, Emelie si koboi cewek, Mr & Mrs Potato-head, dll.Mainan-mainan ini hanya hidup ketika pemiliknya, Andy tidak ada di sekitar mereka. Awal konflik di film ini adalah ketika Andy sudah beranjak dewasa dan mulai masuk college, dia diharuskan untuk membuang atau menyumbangkan barang-barang miliknya. Pasukan mainan pun sedih, karena merasa bahwa Andy tidak membutuhkan mereka lagi. Singkat cerita, mainan-mainan ini pun disumbangkan ke sebuah tempat penitipan anak, Sunnyside. 

Sunnyside merupakan tempat yang sempurna bagi mainan, karena di sana banyak anak-anak yang akan bermain setiap hari, dan ketika anak-anak beranjak dewasa, anak-anak baru akan menggantikan mereka. Pasukan mainan Andy pun kegirangan, mereka merasa menemukan "surga". Tapi ternyata surga itu tidak berlangsung lama. Mereka telah ditipu oleh Lotso, boneka beruang berwarna ungu yang berkuasa di Sunnyside. Oleh Lotso, pasukan mainan Andy ditempatkan di kelas Catterpillar, yaitu kelas yang berisi anak-anak berumur di bawah 4 tahun. Anak-anak itu tidak tahu bagaimana memainkan mainan dengan baik, mereka merusak dan melukai mainan-mainan itu. Surga pun berganti menjadi neraka.

Di saat mereka putus asa karena tidak dapat kabur dari ruang Catterpillar itu lah, Woody datang. Dia yang sedari awal terpisah dari teman-temannya pun berusaha menyelamatkan mereka. Ceritapun bergulir pada usaha Woody dan kawan-kawan untuk kabur dari Sunnyside. 

Short story short, cerita berakhir happy ending. Mainan-mainan itu berhasil kabur, Lotso yang jahat pun menemui akibatnya, dan akhirnya mainan-mainan itu disumbangkan kepada seorang anak bernama Bonnie yang sangat menyayangi mainan-mainan itu. (maaf spoiler ya..)

Secara keseluruhan, film ini menurutku bagus justru karena kesederhanaannya. Walaupun racikannya kurang lebih udah jadi jualannya Disney, seperti misi penyelamatan, kebersamaan, si baik mengalahkan si jahat, si jahat ternyata memiliki masa lalu yang kelam, perpecahan kelompok, dll. Selain itu kualitas animasinya ngga bisa dibilang amazing, tapi ngga tahu ya kemaren abis nonton ini rasanya puas gitu..

3,5 toys out of 5 toys

 Jadi bagaimana menurutmu?

****

Masih ada lomba berhadiah 5 buku, bisa dilihat di sini

9kata temen-temen: