Penjelasan :)

Atas permintaan beberapa peserta, ternyata ada yang menginginkan adanya penjelasan perihal pengumuman Writing Challenge Bukumoo tempo hari. Awalnya memang ada niat untuk melakukannya, tapi menurut saya dan pemilik bukumoo yang satu lagi, dirasa hal itu kurang pantas, makanya kami tangguhkan. 

Namun memang, keinginan untuk mengetahui alasan sudah menjadi fitrah manusia, maka dari itu saya di sini mencoba untuk menjelaskan (sedikit) tentang proses pemilihan artikel pemenang challenge. Sejak awal, tema yang ditentukan Bukumoo adalah "Buku yang paling aku sukai". Dan seperti yang udah aku jelaskan di sini, pemilihan pemenang bukan berdasarkan mood atau berdasarkan buku apa yang direview atau di bahas peserta.


Pertama, kriteria yang kami tentukan adalah sebagai berikut;
1. Ikatan antara peserta dengan bukunya. 
2. Bagaimana pengaruh buku pilihan terhadap pribadi peserta
3. Bagaimana tulisan peserta juga mampu mengajak orang lain (pembaca) untuk ikut menyelam ke dalam buku favoritnya tersebut
4. Kualitas tulisan.


Kedua, bukan hal yang mudah untuk memilih satu dari sekian, apalagi untuk beberapa peserta yang memilih buku yang sama. Contoh nyatanya adalah ketika saya membaca tulisan dari Arif dan Abi Sabilla yang sama-sama memperebutkan Sang Alkemis. Saya bingung, tulisan Arif sangat terstruktur, bagus dan review tentang Laskar Pelanginya lengkap. Namun mengapa saya akhirnya memilih tulisan Pak Abi, itu karena dalam tulisannya saya ikut menyelami kesukaan dan hobi beliau, dan saya merasakan bahwa ikatan antara buku dan Pak Abi  sangat kuat. 


Contoh lain adalah ketika saya harus memilih Ria Nugroho atas tulisannya, Sentaro. Mungkin ada yang bertanya-tanya, mengapa, bahkan buku yang dipilih Ria adalah sebuah komik. Bila dibandingkan dengan Refica DS (Miss Bibliophile) yang mereview buku Hafalan Solat Delisa, saya merasa bahwa tulisan Ria ini biasa saja. Bahkan waktu membaca reviewnya Refica, saya sangat terharu. Tapi dewi fortuna mungkin sedang dalam pihak Ria, karena dari tulisannya, saya mampu menangkap bahwa ada pengaruh yang kuat antara komik tersebut dengan pribadinya. Bukan berarti saya lantas mengatakan Refica tidak mencintai buku sebesar Ria, engga.. semata-mata ini penilaian dari mata juri aja.


Selanjutnya adalah tentang Morning, Noon, and Night yang diperebutkan 3 orang peserta. Kans Chikarei memang pada saat itu lumayan tinggi, karena menurut pendapat pribadi saya, diantara ketiga peserta yang lain, Chikarei lah yang paling dalam mengupas buku tersebut. Dan poin plus nya adalah dia mampu mengajak pembaca untuk ikut larut dalam cerita haru biru buku tersebut. Saya melihat tulisan Elok yang alhamdulillah kebanjiran komentar, namun saat saya membacanya saya tidak bisa merasakan kesan sedalam saat saya membaca milik Chikarei. Meskipun milik Elok ada pula nilai tambahnya, yaitu beliau mengemukakan latar belakang penulis.


Saya sendiri kalau disuruh memilih apa buku favorit saya, mungkin akan saya jawab semuanya, saking bingungnya. Dan saya sendiri belum tentu bisa menghasilkan tulisan sebagus teman-teman. Jadi saya minta maaf sebesar-besarnya kalau ada yang tidak berkenan. 

Mungkin segini aja pembahasannya. Terkesan saya sebagai juri agak subjektif ya, namun sewaktu saya berunding dengan Septian (pemilik bukumoo a.k.a juri juga) alhamdulillah kami akhirnya menyatukan pendapat sehingga bisa menghasilkan daftar pemenang. Mungkin emang belum sempurna, karena memang ini adalah kontes pertama kami. Bagi yang merasa tersinggung atau tidak terima, silakan layangkan kometar. Saya menyadari bahwa sistem ini belum sempurna. Oleh karena itu akan saya tebus di kontes Bukumoo berikutnya. Jangan kapok ya,,


Kalau ada saran atau kritik.. ada kotak komentar untuk kalian.. :)


Salam.

11kata temen-temen: