Tapi tak sesakit itu.

10

Ya, aku memang menginginkanmu. Tapi tidak seingin itu. Mungkin hanya pada malam hujan pada lampu temaram dan selimut yang hangat. Atau mungkin pada sore hujan dengan payung yang sedikit lebar. Atau bisa saja pada pagi berkabut di jalan turunan dekat rumah tempat kita pernah menghabiskan malam bersama. 

Tapi ternyata aku tidak seingin itu. 

Hingga akhirnya kita berdua memutuskan untuk benar-benar menjauhi garis putih yang itu. Jauh, tapi ternyata tak sejauh itu. Karena aku masih bisa merasakan tatap matamu, melirik sebentar hanya untuk memastikan bahwa aku masih di sisi sebelah sini. Dan mungkin juga karena aku masih bisa melihatmu dengan cukup jelas, bahwa saat ini di sisi sebelah sana sudah ada perempuan kecil bertopi lebar yang menggandengmu akrab. 

Aku tahu, jika seandainya pikiran manusia itu serupa angin, maka angin itu kini berhembus kepadaku. Tapi ternyata tak sebanyak itu. Perlahan kamu membalas genggaman tangan perempuan bertopi lebar, dan mulai berjalan menjauh.

Spider Web

11


Hari ini mungkin,
balon-balon bergambar wajahku,
dan tubuhku,
dan tanganku yang kurus
serta rambutku yang terkuncir dua
terlepas dari genggamanmu

Lepas ke angkasa
menghampiri burung yang melintas
mengucapkan halo
menegur awan gelap yang siap menurunkan hujan
menembus lapisan thermosfer
dan
hilang

Hari ini mungkin,
kamu sudah berjalan pergi

dan melupakanku.

***

permisi, mau membersihkan sarang laba-laba dulu di blog ini. :)

Dari Suamiku

11



selamat pagi istriku,aku mandi dulu
jangan lupa kita harus segera bersiap.

30 menit, kita akan berangkat

mandi, mandi.

kau baru bangun,
kau ke dapur,
kau langsung memainkan ramuan rahasia itu.

kau tidak mengizinkanku membantumu,
aku ganti baju dan memanaskan motor.

kaupun telah selesai dengan kegiatan ajaibmu di dapur mungil kita.
waktu yang ada aku sempat mengintip ke arah dapur,
tapi semua sudah rapih di dalam 2 box makanan.

1 berwarna biru berukuran besar, jelas untukku.
1 berpola polkadot berukuran sedang, untukmu kah?

isinya tercium harum madu.
harum bakaran roti.

sebuah sarapan sederhana
yang hangat darimu yang hebat.

diambil dari blog my hubby <3

heh!

5

For many times, LEBIH TELITI DONG NA!

Masa sampe harus berulang berkali-kali? Masa sampe harus merasa "diuji" sampe pusing? Bahkan apa yang dikatakan sama beruang kayanya ngga mempan sama sekali. Harus mengalami berapa kali lagi sampai harus sadar bahwa TELITI dan RAJIN itu sangat diperlukan, terutama untuk cewek yang kebetulan udah punya suami dan udah kerja meskipun baru masa percobaan?

Damn me! 

Lewat Kamu

6

Aku kenal kata cinta dari kamu lewat bunga mawar putih yang kamu beri saat aku pulang. Pipimu seharusnya memerah malu, tapi aku tak menemukannya. Mungkin karena kamu lebih bisa mengendalikan detak jantungmu, atau mungkin karena kamu sudah lebih terbiasa melakukannya.

Aku juga kenal kata cinta dari kamu lewat gandengn tanganmu saat kita menyeberang jalan raya. Erat, tak tergoyahkan, mantap dan hangat.Kamu membiarkanku berjalan di sebelah kirimu. 

Aku kenal kata cinta lewat tatapan marahmu, saat aku menolak untuk sarapan. Kamu hanya diam, dan meninggalkanku dengan ras bersalahku. Kamu selalu tahu bahwa kemudian aku akan menyusulmu dan akhirnya mau sarapan bersamamu.

Aku kenal cinta, lewat kamu.  


***

330haribermonolog
adalah proyek pribadi. 100% fiktif

Dandellion

2

Sebelumnya aku tak pernah memperhatikan, bahwa ternyata dagumu runcing, dengan lesung di tengah-tengah. Lesung itu selalu muncul ketika kamu tersenyum atau tertawa lebar, baik karena leluconmu yang kadang-kadang tak lucu, atau karena tingkah bodohku  yang menurutmu sangat random.

Kamu sama-sama mencintai suara gemeresak buku ketika dibuka cepat, kamu juga sama-sama memuja bau apak dari lembaran buku tua yang sudah menguning, yang baru saja kamu temukan di toko buku perempatan. Bahwa kamu menyukai kopi setengah mati dan aku tidak, bukanlah sesuatu yang menghalangi kita untuk tetap berjalan di sore hari ketika cuaca cerah. Mozart hanyalah sesuatu yang berada di urutan terbawh playlistmu, tapi aku senang kita sama-sama menyukai karakter suara Celine Dion. 

Kamu tahu, saat kamu meniup bulu-bulu bunga dandelion, mungkin bukan kamu yang berharap melainkan aku. Bersama mereka, terbang juga harapanku untuk bisa menggenggam tanganmu, terus saja. Sama seperti episode-episode hujan dan biru kita.

***

#30haribermonolog
adalah proyek pribadi. setiap postnya 100% fiktif

Bianglala

4

Ini kali pertama kamu membawaku ke taman ria. Aku berbaju pink dengan rendarenda, tanpa lipstik. Satu tangan membawa air minum dan tangan yang lain bebas. Berharap untuk bisa dipenuhi dengan tanganmu nanti. 

Aku sangat bersemangat. Melihatmu berbaju kemeja creme cerah dengan potongan kerah yang makin menonjolkan leher kokohmu. 
Tingkahku seperti anak kecil kegirangan yang dibelikan segerobag permen kesukaan. Keringat, air, adrenalin, sudah tercampur rata pada kita berdua. Banyak momen terabadikan, termasuk saat kamu menghapus lelehan eskrim di pipiku, dengan mulutmu,
Aku yakin malam ini aku takkan bisa tidur.

***

#30haribermonolog
adalah proyek pribadi di mana di setiap postingnya 100% fiktif

Under the Tree

3

Aku memang punya kecenderungan untuk selalu diam, bahkan ketika kamu terus-terusan mengajak bicara. Kamu itu serupa aliran air sungai di pegunungan, yang tak hentinya berubah, tak henti mengalir. Kita berdua duduk di bawah pohon, memandang langit biru yang biasanya tak ramah. Kamu terus saja bicara, tak menyadari bahwa sudut mataku menelusuri senyummu, mencumbui matamu, mencium aroma wangi pipimu. 

Rumput basah, mungkin semalam hujan. Atau mungkin hanya embun, yang mencair karena kedatangan kita berdua. Dengan tanganmu menggenggam milikku, aku pikir kamu bisa membaca pikiranku, bahwa aku ingin momen ini berlangsung selamanya. Begitu bukan, angin?

***
#30haribermonolog
adlah sebuah proyek pribadi di mana di setiap post 100% fiktif

The Blue Umbrella

1 |

Aku bermandikan air hujan. Basah sebasah-basahnya. Memangnya aku pernah peduli? Tapi kamu peduli. Bahkan tanpa mengetahui namaku, kamu membagi payung berwarna biru yang hanya satu kepadaku. Kamu tak memedulikan tatapan bertanya dariku, yang kamu lakukan hanya terus berjalan sambil berusaha membuatku terus berada sepayung denganmu.

Kita sampai di depan toko kacamata, hanya untuk berteduh sebentar. Sejenak, kamu memandang arlojimu dan berpikir. Mungkin kamu sedang mengira-ngira jam berapa kamu bisa sampai di rumah untuk bisa bertemu--siapapun yang ada di rumahmu. Dan senyum itu yang pertama kamu sunggingkan kepadaku, yang hingga saat ini masih memenuhi mimpi-mimpiku setiap malam. Yang selalu datang saat hujan turun, entah kenapa.

***
#30haribermonolog
adalah sebuah proyek pribadi di mana semua yang dituangkan dalam post 100% fiktif.

Rumah di tepi danau

5

Kamu mengajakku ke sebuah rumah tua di pinggir danau. Rumah yang besar, namun sayang kini tak pernah ditinggali lagi. Kayunya lapuk, termakan usia dan rayap. Tentu saja. Tapi aku bisa membayangkan bahwa rumah itu dulunya indah. Ya, bahkan di kondisi terburuknya saat ini, rumah itu masih menyimpan keindahannya. Danau yang terletak tak jauh, kini memantulkan cahaya matahari yang semakin jingga. Mungkin ini saatnya pulang, namun sebelumnya kamu masih sempat mengucapkan,
"Suatu saat kita akan punya rumah seindah ini". 

Mungkin juga itu salah satu alasan aku mau duduk berdua di depan penghulu untuk menyaksikanmu mengucapkan janji, satu tahun yang lalu

****

#30haribermonolog

***

sedikit cuap-cuap.

Untuk menghilangkan segala bentuk prasangka baik buruk atau baik, mungkin perlu aku tambahkan bahwa apa yang aku tuliskan di postingan dengan tagar #30haribermonolog ini BUKANLAH cerita pribadiku. Ini semuanya hanya 100% fiktif hasil rekaan dadakan. 

Lagi pula, aku masih belum tahu apa sih sebenernya bermonolog itu, karena selama ini aku cuma ngoceh ngga keruan juga. Tapi ngga papa lah, yang penting target 30 hari harus terpenuhi :)

Separated

4

Jangan. 
Aku pernah bilang padamu untuk tak lagi melintas di garis vertikal yang sepakat telah kita buat. Jelas itu salahmu, yang membuat garis itu bertambah nyata saja rupanya. Dan tentu saja aku menepati janjiku untuk tak lagi melanggar batas. Batas antara kamu dan aku, bahwa kita memutuskan untuk tak lagi saling bersama. 
Dan sekali ini, dua kali ini, tiga kali ini, kamu dengan sengaja melewati garis vertikal bercat putih. Bukannya aku tak mau mendapat kesempatan untuk bisa menatap mata coklatmu yang indah itu lagi. Hanya saja, aku tak tahu mengapa setiap sisi wajahmu mengintip ke sisiku, ada rasa sakit yang amat di dada sebelah kiri di dekat hati. 
Tolong, jangan lakukan itu lagi. Kalaupun kamu mau, kamu boleh tinggal di sisi sebelah sini. Hanya saja, mungkin kamu perlu menjelaskan terlebih dahulu kepada seseorang yang saat ini sedang hidup bersamamu di sana. 
Maaf. 


***
#30haribermonolog

Randomness

3

You can skip this post. Sorry I can't help being soooo "ababil" in this case. 

When I was in Junior Hi School, I could not miss the number one korean series which was aired in TV local. You know what it is. Endless Love. And I was deeply in love with Won Bin, one of the most miserable character on this series. 


Just look the way he smile. so cute, huh? I didn't say he is hot, but he is too cute to be a man. Hell yeah, His smile just sooo georgeous.

The second guy I fell of with is, Vic Zhou. Yes, I am the victim of Asian Drama. When Meteor Garden was booming, I just know at once that I am deeply madly in love with him.

Likely I am fall of guys who have the most suffer scene on their cast. He love a girl who has in love with other guy which is his bestfriend. Too terrible? Yes. Thus, I love both of them for being so strong and big-heart to face their condition.

Really, I can't help being melted when I look their face,,, uggh... #melting.

Bagaimana Jika

3

Bagaimana jika,
masa lalu ngga pernah ada di antara kamu dan aku
saat tahu bahwa senyumku tak akan pernah kuberikan kembali padamu
karena aku sadar di belakangku, masih setia menunggu
lelaki dari masa depanku.

Bagaimana jika,
aku memilih untuk tetap tinggal.
Dan tak peduli lagi dengan apa yang ada di pintu waktu
Dan lebih memilih kamu sebagai orang yang dengan senang hati mengambilkan ku secangkir teh hangat di malam yang dingin.

Mungkin kamu dan aku sudah tahu
kita sama-sama tak memilih satu sama lain
karena kita berdua tak pernah ada sebenarnya
kenangan samar itu hanya semu, bunga tidur.
kecupan sekilas di keningku juga mungkin hanya ilusi yang terlalu sering kubayangkan datang darimu

Ya, hanya gerimis dan pelangi samar di ujung langit yang tahu.

***


#30haribermonolog

Challenge myself

6

How dare I am?

#30haribermonolog

twitter, jelas paradoks. Dia mengasah, sekaligus membunuh ide. Makanya, saya pandang bahwa menulis dalam bentuk lebih panjang, tidak hanya terbatas 140 karakter ini, perlu. Proyek ini mungkin mirip dengan si temen belledoodles (pinjem ya fiqah). Dan saya melakukannya hanya karena melihat betapa miskinnya produksi tulisan saya di bulan Maret. tahun 2011 seharusnya menjadi tahun yang gegap gempita dan produktif, karena siapa tahu tahun 2012 dunia benar-benar kiamat.
Well, don't look down on me pals. I'll do my best.

Selamat menyambut bulan April, :)

Ngga berawal dan Ngga berakhir

5

Ada sih keinginan buat ninggalin komentar, cuma sayang sampai saat ini cuma bisa blogwalking tanpa ninggalin komen. I know you do love comment, as I am. But I can't help it. Sorry.

Kadang ada kepikiran, kok gue udah segini lama ngeblog, ngga pernah punya namanya sahabat yang bener-bener pure dari dunia maya. Tenang, semuanya dianggep temen kok. But not that much, I mean not that gluey.. Kadang suka (heran?iri?ngiler? name it!) sama temen-temen yang punya banyaaaaaaaaaaaaak banget sampe ngga keitung sahabat-sahabat di dunia maya. But I can't. My fingers do not pointed to you kok sista and brotha, but they are all on me. Me, the introvert one, the pessimis one, the women-who-awkward-when-meet-new-people one, so on and so on. 
Jadi maaf ya, kadnag mood suka datang dan pergi. Persis kaya jailangkung. Bedanya yang ini ngga bisa diusir cuma dengan jampi-jampi atau rapalan-rapalan.

#balik baca buku lagi, ah.
#ngga jelas
#ditabok karena postingannya ngabis-ngabisin waktu doang
#alesan cuma biar tetep update
#kebanyakan!!!

General English Course

2

Yes, weekend is coming! And Yes, my course was over this afternoon. So sad actually, must say goodbye to all of the course participants. They are all good friends, though came from different unit Eselon I. But we are all doing great!. Three weeks full of laugh and english and english and english. I hope, although the english course have been over, my friends and I still practicing it everyday and spread the language!

with Mr. Jason Daniels in outdoor session
with all of the class member
My best part was when we are all had games from Mr Jason Daniels, our Listening and Speaking teacher, we were all must lie one another until someone gotta guess who was not lying. Haha. I already miss 'em all. The worst thing is, I must go back to my office routinity and get bored again. But yah, that is my job so no grouching and moaning. Have a nice weekend ^^

Kseniya Simonova

3


Actually, I didn't know what do the meaning of this girl's drawing at first. All I know, this is AMAZING. I bet you'll glare in amazement. She is the winner of Ukraine's Got Talent 2009.

The idea to do a sand performance was her husband's idea, who wanted to do a new theater project. At first Kseniya refused, “I immediately realized that this is very difficult to perform. It was sand – not pencils or paints. How can this be used as a drawing material?” At the same time, their financial situation was strained, with the magazine out of business and a baby to support. Simonova remembers, “I was terribly depressed. I had problems with lactation and somehow had to calm myself. Igor said, 'Either we will go crazy or let’s do something! What about the sand?' I said, 'Why not?'"

First, Kseniya used sand from the beach, but it was too uncomfortable for sand animation. Then they tried river sand, but that did not work. Igor spent days sitting at the computer looking for appropriate sand on the Internet and finally found it. There was a group of geologists selling a special volcanic sand, but it was too expensive. Igor had to sell all his printing equipment to buy 3 kilograms of sand.

Kseniya Simonova started practicing drawing with sand in a small dark room in a house they rented. She said it was so difficult that she wanted to give it up in three days. It was physically hard because she had to stand for long hours. Ksenyia trained at nights for three months. In the day she was a mother, doing what all mothers do – cooking, cleaning, changing diapers, playing with her son. From 10 pm to 4 am she was a sand artist. To realize the essence of sand animation, with its constant transformations of images, she had to retrain her vision and start seeing objects as they would appear in sand.--- wikipedia.org

Bisa dibilang Hiatus

7

Miss me?

Ha! I have gone since 2 weeks ago and this had been like 2 years! What a busy weeks and I am sorry for not posting any in this blog. Actually, I deadly want to, but my office maybe have had blocked blogger.com too so I can not open it in office hour never more. I don't really think about it because still I can not change the situation, yet I still feel like emty and hollow when I couldn't blogwalking to you guys. 

The second reason was, I was attending my office training since a weeks ago and will be running until the end of March, so maybe I have a good reason to leave behind this "second home" for awhile. Until everything is in control again. I wish. 

Then have a good days and my bless for you all ^^

Promosi Operator Seluler via Telepon

13

Oh, jadi sekarang jamannya promosi via telepon ya?
Sumber

I mean, bener-bener saya ditelepon lewat handphone saya dan setelah diangkat ternyata sudah ada mesin yang nyerocos di ujung sana. Mengesalkannya, itu ngga hanya terjadi satu dua kali aja. Sehari bisa sekali dapet telpon. Masih mending kalo diteleponnya pas lagi nonton TV, tiduran ngga ada kerjaan, atau pas lagi mau pup (ups..). Tapi bayangin aja ya kalo kamu lagi naik motor di jalan, trus hape mu ditaruh di celana, trus tiba-tiba ada yang telpon dan kamu pikir itu telepon dari ibumu dan ternyata itu adalah telepon dari sebuah mesin yang BAHKAN ngga bisa jawab apa yang kamu omelkan kepadanya,. Hell!

Tambah ngeselinnya lagi, 2 operator seluler yang saya gunakan saat ini, menggunakan metode yang sama PERSIS. How could they do this to their customer?. Apakah sampai saat ini belom ada yang protes gitu sama kelakuan mereka?. Apa yang mereka lakukan itu ganggu banget, asal tahu aja. Dan harus ada yang ngirim ke surat pembaca sebelum mereka bener-bener keterlaluan. Selama ini promosi lewat sms yang terus-terusan aja udah cukup mengganggu ya. Tapi yaudahlah ya, sms kan bisa dihapus. Awas aja kalo sampe saya kehabisan kesabaran. X(

For Now and Then

15



Jangan dibuka




Kalau ditanya, apa alasan saya memilih seorang lelaki ini menjadi orang yang dengannya akan saya habiskan sisa hidup saya, saya serta merta menjawab Tidak Tahu. Bukan tidak tahu karena tidak mau tahu, tapi lantaran ada terlalu banyak hal yang ingin saya ceritakan sampai-sampai rasanya semua kata-kata tidak pernah cukup menggambarkannya.

Orang ini akan marah ketika saya tidak mau makan sayur, ketika saya tidak minum obat secara rutin, ketika saya tidak membawa payung padahal hari mendung, atau ketika saya bangun siang dan lupa sholat. Tapi dia akan tersenyum dan mengecup kening saya ketika saya membuatkannya sarapan pagi dan teh hangat, atau saat saya membalurkan minyak kayu putih di dadanya ketika malam tiba.

Orang ini tahu, kapan waktunya untuk membuat saya tertawa, kapan membuat saya manyun, kapan membuat saya marah dan sedikit jengkel dan kapan pula membuat saya bersedih dengan caranya sendiri. Saya juga tak pernah tahu kapan dia akan membawa saya pergi jalan-jalan di mingu pagi secara tiba-tiba, atau kapan dia membawakan bunga mawar putih untukku.

Yang pasti, saya yakin bahwa orang inilah yang akan saya rawat ketika kami sama-sama sudah tua nanti. Kepada orang inilah saya bersedia membagi kebodohan-kebodohan kecil kita bersama. Saya tahu pasti bahwa saya akan merindukan hari-hari Sabtu pagi di mana kami berdua hanya menghabiskan seharian waktu di rumah tanpa melakukan apapun, dengan obrolan biasa-biasa saja dan TV menyala. 

Orang inilah suami saya, dan saya adalah rusuknya yang telah ia temukan. <3


*** 
kepada Tante Susan, thanks for give us chance to state our love. kepada teman-teman, jika ingin mengikuti event ini, sila kunjungi langsung ke blognya mba Susan :)

Kejutan :)

13

Betapa kagetnya saya setelah pulang dari tugas luar, saya mendapati ini ada di meja kerja saya...

Hadiah, hasil dari ikutan kuis @kickandyshow yang waktu itu udah aku posting di sini. Kalo dihitung, udah sebuln lebih kan itu.. makanysa sempet pasrah "yaudah lah ya, dapet ya alhamdulillah.. engga ya udah gapapa".. Dan ternyata nyampai juga nih buku.. huhuhu..senangnya.. :)

Fur Elise

6

I love this song. One greatest song by Beethoven, Fur Elise. 


Tiap ngedengerin, pasti berbagai kesan dan kilasan bakal kebayang-bayang. Rasanya kaya ada slide show yang diputer di dalem kepala. Suasana yang ketangkep cenderung ke masa lalu, walaupun ngga tahu kenangan macam apa yang melatar belakangi lagu ini. 

Dari artikel-artikel yang aku baca, Fur Elise (diterjemahkan sebagai For Elise dari bahasa Jerman) adalah lagu yang dibuat Beethoven tahun 1810 untuk gadis yang dicintainya. Sebenernya sampai sekarang pun belum diketahui siapa Elise ini sebenernya, karena menurut para peneliti, Beethoven ini sebenernya bermaksud untuk menulis Therese, bukan Elise. Therese sendiri adalah seorang gadis yang batal dinikahinya karena meolak lamarannya. Di versi lain disebutkan bahwa Therese ini sudah telanjur menikah dengan orang lain sebelum Beethoven menyatakan perasaannya. Mungkin inilah yang menyebabkan Beethoven ngga menikah sampai mati.

Terlepas dari siapakah Elise atau Therese ini, melodi lagu Fur Elise emang ngga ada duanya. Bisa dibilang melodi klasik ini sudah dikenal di seluruh dunia, karena iramanya yang lembut dan entah kenapa selalu membangkitkan perasaan-perasaan sedih bercampur dengan sayang kepada seseorang. Fur Elise dimulai dengan nada-nada yang lembut, mengalun, melenakan di bagian pertama kemudian terpecah menjadi progresi yang mengejutkan dan tak terduga di bagian kedua dan ketiga. Kalau didengerin baik-baik, pasti ngerti dimana letak bagian pertama, kedua dan ketiganya. 

Di dalam bayanganku, Fur Elise ini membangkitkan sebuah kilasan langit biru cerah dengan burung-burung terbang santai di atas, angin bertiup semilir. Seorang gadis duduk di teras rumah sambil membayangkan kekasihnya yang berada jauh dan tak pernah bertemu sekian lama. 

Gimana menurutmu?

Blog is your life?

22


Ketika saya bergabung di blogger.com tepatnya bulan Desember 2008, saya hanya membayangkan bahwa ngeblog itu seperti memindahkan diari tertulis ke dalam bentuk digital. Plus, bisa dibaca banyak orang. Pertimbangannya adalah, saya waktu itu sedang krisis identitas. Mencari jati diri istilahnya. Maklumlah, waktu itu saya masih muda (sekarang juga masih muda sih.. ). Posting saya pertama juga sangat alay sekali. Hehehe. Tapi itulah yang namanya permulaan, tanpa posting pertama itu mungkin saya ngga pernah tahu rasanya tergantung dengan blog seperti sekarang ini.

Hal menakjubkan yang saya dapatkan dari nge blog adalah, saya tahu bahwa di luar sana ada banyak orang yang keadaannya jauh berbeda dengan saya. Saat itu saya kenal dengan Ninneta, indigo girl, with a hard life. Buat dia, ngga ada yang berat di hidupnya. Tapi saya membayangkan diri sendiri menjadi dia, mungkin saya udah ngga kuat. Dari dia saya tahu bahwa ketika saya sering ngeluh-ngeluh ngga jelas dan ngga penting, sebenernya ada orang di luar sana yang sedang struggle dengan masalahnya dan masalah yang saya hadepin jadi ngga ada apa-apanya.

Ninneta cuma salah satu dari sekian banyak blogger yang saya dapatkan ceritanya dari google reader saya, seiring dengan bertambahnya teman dan jaringan. Sekarang, blog memang masih menjadi diari digital saya. Namun selain itu, blog juga bagaimana kita menampilkan diri kita di masyarakat maya. Bagaimana kita membagi ide, gagasan, bahkan sesekali hadiah. :)

Setelah 2 tahun 2 bulan nge blog, mungkin bisa dibilang, saya tak bisa hidup tanpa blog. Setujukah Anda?

****
Posting ini dikhususkan untuk Giveaway nya Chika. Come visit her blog if you want to join ^^

gara-gara busway (lagi)

11


Satu hal yang kadang ingin aku miliki dari si Beruang adalah ketegasannya. Bagaimana dia bisa marah directly pada orang yang emang pengen dia marahin. Of course marahnya in a right way ya. Soalnya memendam kemarahan dan meledak di belakang itu bener-bener nguras tenaga dan emosi. Capek.

Misalnya aja, kemarin. Februari 9th, 2011. Hari Rabu. Aku pulang kerja menggunakan jasa kopaja 640 (since patas 46 has been terminated). Rencananya, dari 640 ini aku bisa turun di benhil dan bertemu dengan chubby ku tercinta di sana. Well, pulang kerja itu pasti macet sangat kan ya, jadinya aku memutuskan untuk turun aja di Semanggi. Pertimbangannya adalah;

1. Aku liat ada jembatan penyeberangan yang aku pikir bisa aku pergunakan sampai Benhil.

2. it is quite far, but consider to time and trafiic jam, i think that was the same.

Jadi, daripada nunggu lama-lama, macet, panas, polusi, aku pikir mendingan jalan aja, sehat dan aman. So, aku turun di semanggi dan mulai tuh naik jembatan penyeberangan. Begitu sampai di persimpangan panjang antara semanggi dan Benhil (if you ever walk across it, you will know that this path is quite a long way), aku bertemu dengan petugas transJ yang menagih karcis busway ku. Well, karena ngga merasa mau naik busway jadi aku tenang-tenang aja dong ya.. Eh eh, dimulailah itu.

M= mas mas busway
A= aku

M= mbak mana karcisnya
A= oh engga kok mas, aku cuma mau lewat aja sampai benhil
M= tapi harus pake tiket mba
A= hah? tiket gimana? ini cuma lewat doang? emang ngga boleh?
M= engga mba, jembatan ini cuma buat pengguna busway aja
A= trus, kalau mau ke benhil harus lewat mana?
M= ya turun di ujung semanggi mba, trus jalan lewat jalan biasa
A= jalan biasa gimana maksutnya mas?
M= ya jalan raya yang di bawah itu
A= jadi lewat bawah????
M= iya mba

What the ****????
aku langsung telpon beruang persis di sebelah mas-masnya itu, biar dia denger aja apa kata gue sama suami. "Mas ni loh ngga boleh lewat sini nih.. katanya.. blah.. blah blah.. " . Aku tahu tuh mas nya ngedengerin, ngeliatin juga. Mukaku udah merah aja karena marah. Trus selesai teleponan aku coba lagi.

A= mas, boleh lewat kan? cuman lewat doang, ngga naek buswaynya
M= wah ngga bisa mba. coba deh tanya ke bos saya ni (sambil nunjukin mas-mas berbaju merah)

MBM= mas baju merah

A= mas, jadi gini nih mas kejadiannya. aku udah dijemput suamiku di benhil, dia ngga bisa ke sini. boleh lewat sini ngga mas buat ke benhil?
MBM= wah ngga bisa mba.. ini cuma buat yang udah beli karcis aja..
A= ya kan aku ngga mau naik busway.. cuma lewat doang.. (ini masih ditahan-tahan kalem ni)
MBM= iya mba, peraturannya gitu..
A= *dongkol* yaudah sini aku beli karcisnya. susah amat sih mau lewat doang juga!!

trus aku beli tuh karcis,abis beli langsung aku buang TEPAT di depan kedua mas-mas dan mba-mba kasirnya. Sepanjang jalan isinya cuma ngegerundel dan nahan emosi. Untungan pakai masker, jadi bisa nutupin betapa merah mukaku. Maksutnya apa sih? Well, mungkin aku lagi sensitif karena lagi mau dapet. Cuman menurutku nih ya, BUAT APA COBA bangun jembatan penyeberangan kalau ngga semua orang bisa make? Marah cuman gara-gara duit 3500? Iya, emang. Duitnya sih kecil. korban perasaannya yang gede.

coba kalau aku ini orangnya sangat ekspresif sehingga bisa mengungkapkan kekesalan dengan TEPAT ke mas-mas itu. Ngebayanginnya sih ada 2 versi. Pertama versi aku ngebentak-bentak mereka, dengan nada tinggi, trus nyobek-nyobek tiket itu di depan mata mereka. trus balik arah ngga jadi lewat situ. Kedua, versi aku nangis. Air mata berleleran dan muka melas, trus mereka ngga tega dan akhirnya aku dibiarin lewat. Tapi ujung-ujungnya, tetep aja si suami yang kena pelampiasan :p

*maaf ya sayang

Aku sakit dan Beruang sakit juga

3



Aku sakit. Beruang yang rawat. Dia rebusin air anget buat aku mandi, beliin obat batuk, ngisiin air minum waktu aku batuk hebat. Marahin aku karena aku ngga mau minum obat, ngebiarin aku beli gorengan padahal aku masih batuk dengan alasan aku udah gede jadinya harus tahu mana yang boleh mana yang engga. Ngebiarin aku tidur seharian karena aku lagi pusing. Merelakan diri ikut ngga masuk kerja demi ngejagain aku. Khawatir di tengah malam karena suhu badanku ngga mau kompromi.

Makasih sayang. Aku udah lumayan sembuh sekarang. Tapi kamu sekarang yang sakit. Batuk juga, mungkin gara-gara ketularan aku. Aku udah bikinin kamu sup ceker ayam. Tapi kompor gas kita malah rusah :(. Malam-malam ngebenerin kompor padahal aku tahu kamu lagi sama-sama capek. Kamu masih batuk-batuk terus, jadi aku suruh kamu tidur duluan meskipun sup ceker ayamnya belum matang. Aku menyusul tidur kemudian, nyelimutin kamu, dan ngebalurin minyak kayu putih di dadamu biar anget.

Beruang ngga masuk hari ini. Semoga cepet sembuh ya sayang. Aku tahu kita berdua sangat menantikan hari Jumat karena tahu bahwa besok hari Sabtu Minggu dan kita berdua bisa tidur plus nge-bego seharian. Sabar ya beruangku. 


****

ha! cuma kewajiban posting aja. #abaikan saja ya :)

Lookleting

6

Thanks for belledoodles for let me know about this page. Looklet.com is a page that will fit for people who deeply mad about fashion. I declare my self that im not into fashion thingy but i think mix and match some outfits is fun! It reminds me of my childhood toys, I used to called it tula tili. Maybe other places known it by different names, like Putren, or Bongkar Pasang, or Rok-Rokan. International know it as Paper Doll. Did you recognize it?


Nah, Looklet is not much different with this toy, just more real, more cool outfit, and more modern!. Simply click here and there and you could be a famous and fabulous stylish! This is my looklet I create just before this.

My idea is to create a model similar with Holly Golightly, main character on Breakfast at Tiffany's. But unfortunately i couldn't find any outfit that really close to her. For instance, her Cigarette Holder. Look carefully
Well, i think i have made a right decision. Now i'm very addicted to this page, even i use my office hour to creat a new look! hahhaha..

Kapan?

9



Aku udah MUAK!

Kapan sih pemimpin kita ganti? Harus nunggu 2014 dulu? Atau nunggu kiamat dulu? Baru para pemimpin "terhormat" itu sadar bahwa apa yang mereka kumpulkan selama ini (harta, kuasa) sama sekali NGGA ADA GUNANYA?.
Sampai kapan mereka menutup mata sama orang-orang yang tinggal di tepi-tepi sungai dengan rumah-rumah reyot dari kardus yang harus mengonsumsi air kotor tiap hari? Atau sampai kapan mereka pura-pura ngga tahu bahwa ada banyak rakyatnya yang mati kelaparan tiap hari karena ngga punya cukup uang untuk sekedar beli nasi basi??? Atau sampai kapan mereka pikir mereka hidup di balik angka-angka khayali bahwa negara kita itu aman tenteram nyaman sejahtera? Atau, lagi, sampai kapan mereka hidup di balik dongeng bahwa tanah Indonesia gemah ripah loh jinawi?

Kalau sampai ANDA, sebegitu yakinnya bahwa presiden ANDA yang sangat terhormat itu sangat hebat, mengapa dalam 2 kali masa jabatan yang diberikan pada nya tidak ada perubahan signifikan pada nasib bangsa kita tercinta ini? Kalau ANDA, sampai rela memotong leher anda sendiri demi membela presiden anda itu, apakah presiden ANDA juga akan melakukan hal yang sama demi rakyatnya?

Oke, kesalahan tidak terletak 100% pada presiden Anda dan presiden saya saat ini. Kita letakkan saja kesalahan pada keadaan. Pada musim yang tak menentu. Pada kondisi perekonomian dunia yang tak stabil. Pada Mesir yang sedang krisis. Pada orang-orang pinggiran yang bodoh karena tidak pernah punya kesempatan untuk mengecap pendidikan layak, yang disalahkan juga karena dianggap tak becus mengurus nasib sendiri dan terlalu manja. Atau, pada rumput yang bergoyang??

Kapan, kapan, ya.. Indonesia yang udah 66 tahun tuanya ini bisa benar-benar merdeka?

***

No offense. ini cuma coretan sebagai kewajiban posting aja. Bagi yang merasa tersinggung, silakan sampaikan langsung kepada pemilik blog ini. Thanks.

Transjakarta vs Patas 46

7


Kalau aku si pengguna patas 46 saja sudah bingung, apalagi supir dan kondekturnya? Bahwa penghapusan 15 trayek bus reguler -- termasuk patas 46 -- mulai Februari 2011 ini menuai banyak protes, itu sudah pasti. Gimana engga? Pertama, orang yang biasa naik patas 46 dan bus reguler lain, maksimal cuma bayar 2.500 rupiah aja. Sedangkan jika kita naik transjakarta, harus bayar 3.500.


Belum ditambah dengan ketidakmampuan bus TransJ untuk berhenti di tempat-tempat strategis bagi para penduduk urban untuk meneruskan perjalanannya. Aku ambil contoh, para pegawai kantoran di sepanjang jalan Gatot Subroto, yang dengan mudah bisa berhenti di dekat Manggala Wanabakti untuk kemudian bisa meneruskan perjalanan jalan kaki menuju stasiun Palmerah. Sedangkan TransJ, mana bisa berhenti sembarangan? Pengguna harus berhenti di halte slipi dan jalan jauuuuhh untuk sampai di stasiun Palmerah.


Berhenti sampai di situ? Mari kita lihat dari sisi sopir dan kondektur bus reguler. Mereka diminta untuk berhenti dan trayek busnya dihapus tanpa diberi waktu untuk mencari pekerjaan lainnya. Memangnya pemerintah mau ngasih makan anak istrinya?


Pemerintah DKI Jakarta mengklaim bahwa penghapusan trayek bus reguler ini demi mengurangi kemacetan di sepanjang jalan Gatot Subroto, baik yang menuju ke Grogol maupun yang menuju Cililitan. Pendapatku pribadi, klaim ini sangat ngga berdasar. Yang Jakarta butuhkan saat ini adalah memperbanyak kendaraan umum yang dapat mengangkut penumpang secara massal. Ya, memang mereka menyediakan TransJ sebagai solusi. Tapi apa bedanya kalau mobil pribadi kian banyak? Apa bedanya kalau dengan adanya bus TransJ malah banyak orang akhirnya memilih untuk kredit motor dan tetap tidak memilih opsi bus TransJ ?.

Akhirnya, aku dan banyak orang lain yang biasa menjadi pengguna bus reguler hanya menjadi korban. Si sopir dan kondektur bus reguler yang jumlahnya ratusan itu juga jadi korban. Siapa yang untung sekarang?

Buat yang senasib sepenanggungan, berikut ini informasi bus reguler yang trayeknya akan dihapus, mungkin mulai minggu depan. 

Patas AC 13, Patas 46, Patas 37 , Patas 43, Patas 41, AC 18, Patas 6B, Patas 6A, Patas 6, Patas 39, AC 26, AC 74, Patas 8, Patas 8A, AC 07, AC 82, AC 25, AC 04, Patas 17A, Patas 50, Steady Safe 948, Steady Safe AC 67, Steady Safe AC 65, Bianglala AC 107, Bianglala AC 120, Bianglala Patas 89, Bianglala 954.

Andai ngga jadi Pegawai

10

Suatu pagi, pagi ini, aku ngobrol sama suamiku. Diantara deru motor dan mobil di pagi hari berangkat kantor, dengan debu dan asap polusi dimana-mana, di atas motor merah kesayangan itu aku share dengan suami tentang dilema yang beberapa waktu ini aku pikirin.

Sebagai seorang PNS yang terikat sama absen finger print setiap pukul 07.30 (which is kita harus berangkat sebelum pukul 06.30), kata terlambat atau tidak masuk adalah kata yang harus dihindari jika ngga mau kena penalti pemotongan berapa persen gaji. Dilemanya adalah, ketika keharusan untuk berangkat ke kantor itu bertemu dengan tidak adanya pekerjaan di sana. Maksudnya, udah capek-capek berangkat demi menghindari pemotongan gaji, sampai di kantor ternyata lagi sepi kerjaan. Kalaupun ada, sudah bisa selesai cuma dalam waktu beberapa jam. 

Bukankah itu namanya makan gaji buta? Ngga kerja apa-apa tapi dapet duit. Iya ngga?

Makanya, kata suami, kalo dagang kan jelas. Ngga kerja artinya duit ngga terima, kerja giat artinya duit datang. Ngga ada namanya makan gaji buta. Malahan, ngga ada yang namanya potong gaji, finger print, berangkat pagi, telat, macet.

Enak ya? Andai ngga jadi pegawai. (no offense)

The Notebook

4

Labels:

 http://neko-suika.deviantart.com

Aku pernah diberitahu untuk jangan membaca novel karya Nicholas Sparks. Alasannya sebenarnya sederhana: karena endingnya selalu sedih. Tokoh utamanya selalu mati. Aku percaya itu terjadi, dan memang melakukannya. Bukan karena aku juga anggota anti-sad-ending, tapi lebih karena aku belum tertarik dengan novel-novel Nicholas Sparks. Dan yang lainnya karena belum menyempatkan waktu saja.

Tapi akhirnya aku ngga heran ketika menemukan bahwa aku terharu, dan oke, plus beberapa tetes air mata juga setelah selesai menonton The Notebook. Banyak orang pasti akan setuju kalau aku bilang sebuah karya film yang based on book pasti lebih bagusan bukunya daripada filmnya. Aku sendiri belum bisa mengatakan pendapatku mengenai bukunya, tapi aku pikir, filmnya sudah sangat bagus sekali (maaf, kalimat tidak efektif). Bahkan, silakan kalau aku dibilang lebay, tapi menurutku emang ini film bagus sekali (meskipun adegan-adegan orang dewasanya menurutku berlebihan).

Ah, telat ya sebenernya untuk mereview film ini. Tapi sebelum kehilangan kesan setelah menonton filmnya (ya, sekarang aku membiasakan diri untuk tidak membiarkan kesan terhadap sesuatu hilang sebelum aku menuliskannya).

Allie dan Noah. Dua orang remaja yang dimabuk cinta pada liburan musim panas di sudut kota kecil di pinggir sungai. Orang tua, teman-teman, bahkan diri mereka sendiri menyangka bahwa itu semua hanyalah summer romance. Allie semakin yakin bahwa tidak ada apa-apa antara dirinya dan Noah ketika mendapati bahwa Noah bahkan tak menulis surat satupun padanya semenjak mereka berpisah.

Tapi, what if he had wrote all his letters to her, but it was never come? Ya, Noah telah menuliskan 365 surat dalam satu tahun penuh pada Allie hanya untuk berakhir di tangan ibu Allie yang tak menyetujui hubungan mereka. Hingga akhirnya di ambang pernikahan Allie dan Lon, lelaki yang akan jadi calon suaminya, Noah akhirnya menemukan Allie.

Cerita berjalan terus, bagaimana Allie kebingungan untuk memilih antara Noah dan Lon, bagaimana ia akhirnya menemukan ke 365 surat yang tak pernah sampai padanya, dan bagaimana akhirnya kisah cintanya berakhir dengan kematian.

Ah, kisah cinta memang tak akan pernah habis untuk dibicarakan, dibayangkan, di kenang-kenang sepanjang masa. Bagiku, cinta pertama Noah kepada Allie seperti kisah cinta yang tak akan pernah ditemui di dunia nyata. Kalaupun ada, sepertinya kisahnya tak akan berakhir seindah kisah Allie dan Noah. Walaupun begitu, tak ada salahnya memperjuangkannya, satu-satunya milik kita, yang tak akan berkurang bila diberikan sepenuhnya pada orang lain. Karena orang tersebut akan memberikan miliknya yang juga jauh lebih besar daripada milikmu. Love.
(oh.. forgive me for being so mellow.. )

Meaning of Life

3



pic taken from mopo.ca

Be Positive

12

Hello there!

Lagi pengen share nih sama temen-temen blogger. Siapa tahu nanti ada yang punya pengalaman yang sama denganku. Jadi, beberapa waktu yang lalu aku sempat memeriksakan diri ke RS. Dharmais di daerah Slipi sana. Nah, setelah melalui serangkaian test, 2 hari kemudian diberitahukan bahwa aku punya tumor jinak di payudara. 

Jujur, waktu itu aku udah mempersiapkan diri untuk kondisi terburuk, jadi setelah tahu bahwa benjolan di dada sebelah kiriku ini adalah tumor jinak, aku luar biasa bersyukurnya. Yah, walaupun tetep nyesek juga karena akhirnya apa yang aku takutin sekarang bener-bener udah ada buktinya dengan hasil diagnosis dokter. 


Satu benjolan besar di sebelah kiri dan belasan benjolan kecil di payudara kanan dan kiri yang menyebar. Duh, merinding juga waktu dokter bilang harus operasi pengangkatan. Anjing yang paling jinak pun suatu waktu akan menggigit, jadi kita ngga pernah tahu kapan yang jinak-jinak ini akan menjadi berbahaya bagi tubuhku, begitu kata dokter. Aku hanya ngangguk-ngangguk. Operasi?? sama jarum suntik aja aku udah keder setengah mati (sampe pingsan-pingsan segala...)


Well, aku dan suamiku menganggap bahwa ini adalah semacam "sentilan" dari Tuhan, agar aku lebih menjaga kedekatan denganNya, entah dengan cara ibadah lebih rajin, sedekah lebih rajin, ngaji lebih rajin, dll. Dan selama menabung untuk biaya operasi yang -sangat- menyesakkan kantung kita berdua itu, kita sambil mencoba untuk menjaga pola hidup sehat, dengan cara makan sayur dan buah yang banyak, trus mengurangi makan-makanan yang diawetkan dan banyak MSG (selamat tinggal bakso, nugget, sosis, T.T) trus juga makanan yang dibakar-bakar ( i have said goodbye to SATE ayam favoritku... ).


Buat temen-temen (terutama cewek) yang lebih rentan kena tumor/kanker, sejak dini, yuk periksa sendiri payudara kalian. Kita selalu menganggap bahwa penyakit-penyakit ini cuma menimpa orang-orang lain, wanita-wanita lain yang jauh dari kehidupan kita. Tapi kita ngga pernah tahu bahwa kita sendiri bisa kena. 


Caranya gampang banget dan ngga makan waktu lama kok. Bisa dilakukan pas mandi atau sebelum tidur. Berdiri/berbaring dengan lurus dan tegap, angkat satu tangan ke belakang kepala, gunakan tangan yang satu untuk mulai memeriksa payudaramu, ditekan dan diraba secara perlahan sambil dirasakan apakah ada yang terasa ngganjal atau engga. Kalau ngga ada, udah deh.. tidur dengan nyaman dan tenang.. Kalau udah ada gejala-gejalanya, silakan segera hubungi klinik terdekat buat konsultasi. Oya, periksanya ini juga harus rutin loh ya, bisa sebulan sekali, atau 2 bulan sekali. 


Karena kita ngga pernah tahu apa yang akan terjadi di hidup kita. So, take care of your self before its too late :)


Oya, sampai sekarang aku dan suamiku yakin bahwa tanpa operasi pun aku bisa sembuh. Ini merupakan salah satu pikiran positif yang kadang berguna buat mengusir pikiran-pikiran negatif. Selain itu juga kita lagi coba pake obat-obatan herbal buat ngurangin besarnya benjolan. Buat yang punya pengalaman yang sama dan pengen tahu lebih jauh, simply contact me via comment below or just email me at arblossom@gmail.com.


be good and be happy ;)

grumble

8



Ssssttt..!!

Lagi pengen ngomyang ini. Jadi tolong abaikan bagi yang sangat tidak punya waktu khusus membaca kekurangkerjaan orang lain.

Kenapa Ana?

Aduh, aku tu tiba2 pengen ngubah template blog lagi. Ah, someone help me! or, for the better way, please stop making your blog more look so fantastic that make me drooling out! Hehhe, cant help for that, im sorry. Tapi bener deh, tiap aku blogwalking an dan liat template orang lain yang lebih fresh, simple, dan elegant, duh jadi pengen kaya gitu juga.. :(

rumput tetangga emang lebih hijau na..

Iya sih, tapi kan :( ah ternyata emang sampai sekarang aku belum bener2 menemukan template yang bener2 cocok. kalaupun dulu udah cocok sama yang satu, pasti nantinya bosen lagi.

Emang sukanya sekarang yang model kaya gimana na?

Yang simple, sideblog di sebelah kanan kaya biasa, cuma dengan warna yang lebih cerah macam warna-warna lolipop lembut, tapi tetep ada unsur sapi dan ngga terlalu banyak widget. Yang penting orang itu ngga capek baca tulisanku dan fokus ke tulisanku, bukan ke gambar-gambar sidebar, meskipun tetep aja bagian sidebarnya bakal aku manfaatkan untuk memajang link-link ke blog temen-temen. Biar saling terkonek gitu. Duh, banyak banget mintanya.

Udah ah Na, pusing bacanya nih

Heh, kalau ngga mau baca ya udah sana mendingan ngerjain tugas database kek. Ngedesain kek. Ngapain kek. 

*ngeloyor...

In between stuff?

2



Setiap manusia sudah diperbudak oleh kebutuhannya, bukan keinginannya. Ia menukarkan  kebebasan dirinya hanya demi uang untuk makan, untuk hidup yang membosankan, untuk hidup yang ngga ada gairah. Rutinitas eight to five adalah sebuah kewajiban tersumpah yang mesti dijalani hingga usia senja. 

So, what will you got?

Aku membayangkan ketika aku mati nanti, beberapa saat sebelum nafas terakhir, aku merasa menyesal, karena tidak sempat melakukan bungee jumping, tidak sempat berkeliling eropa, tidak sempat berkenalan dengan tetangga sebelah, atau tidak sempat mencuri sebuah buku langka dari perpustakaan Vatikan. Ah, muluk-muluk emang, cuman semuanya kerasa ngga ada gunanya lagi ketika kemudian aku mempertanyakan, 

"buat apa sih hidup ini? Kok hidup gue cuma diisi berangkat subuh-macet-kerja-ngenet-ngga ada kerjaan-ngobrol-makan siang-pulang malem-macet lagi-makan lagi-tidur-berangkat subuh? Kalau misalnya gue ngga ada, apakah ada perubahan, sedikit aja, di sistem brengsek yang juga udah memenjarakan banyak orang ini?"

Kadang aku berpikir, menjadi orang hebat macam Mahatma Gadhi, atau Parmoedya Ananta Toer itu mudah banget. Mereka tinggal melakukan apa yang pengen mereka lakukan di hidup mereka. Kok? Ya iya, karena jarang orang macam mereka yang berani keluar dari sistem negara dan sistem hidup monoton ini, kebanyakan memilih tinggal di dalam karena banyak temennya, dan ogah buat bersusah-susah diluar sana. Yang penting cari duit! Ah, menghamba pada uang kan ujungnya cuma kata ngga cukup dan kecewa saja. Kelas masyarakat dan harga tiket yang harus dibayar pada rowsheat paling depan ditentukan oleh berapa banyak mobil yang nganggur di garasi rumah dan yang menuh-menuhin jalan jakarta? Naif banget ternyata manusia. dan sayangnya aku termasuk di dalamnya.

Hell!

*pic from here

Early Giveaway : Go For It!

3

Labels:

Do you want another challenge? Another giveaway for this early month of this year? who's dont?
Simply go to this blog, livingdaisy and meet the owner. She would like to host a wonderful giveaway! There are books, cosmetics make up and stuff, and fashion stuffs. Do you want it too?


 i personally want her book (of course). Extra entries will be get if you follow the extra rules. So, what are you waiting for?

new post

0

Follow my blog with bloglovin

Utak-utik

8

Halo bloggerverse!


Bagaimana weekendnya? menyenangkan kah? Sabtu Minggu ini selain bergila-gilaan sama my (c)hubby, aku juga sempet ngutak-utik blog ku, sehingga tampilannya sekarang jadi kaya yang sekarang kalian liat ini. Emang belom sempurna sih, cuma aku merasa seneng karena udah berhasil mengubah header blog ku (setelah sekian lama..) hahhaa. Mungkin emang ketinggalan banget ya, baru tahu cara ngubah background dan header. Tapi karena mendapat dukungan penuh dari my (c)hubby alias suamiku alias beruang untuk terus belajar dan berusaha, akhirnya bisa dehhh.. (sombong detected).


Oya, karena masih pemula banget, ini kayaknya masih berantakan layoutnya. Dan ini aku pakai template blog yang lama, cuma kutembel sana sini aja. Plus, gambar-gambarnya aku copy-paste dari oom google, bukan buatanku sendiri. I hope i will able to use corel soon and make some work on my own. Di blog sapi dan bukunya juga udah aku utak-atik juga.. silakan liat hasilnya di sini.

Ah, masih belum puas juga sebenernya. Masih banyak banget yang pengen diubah. Sayangnya waktu belum mengizinkan. Besok harus ngantor lagi :( *sedih*. Bukannya males sih, cuma kalo di kantor, kesempatan buat belajarnya dikit banget.. pulang ke rumah juga udah malem, capek badan, cuma pengen tidur aja. Yah, emang gini ya, 
Waktu muda, banyak waktu tapi sedikit uang, eh waktu udah tua, banyak uang tapi ngga ada waktu :(
Oya, aku sudah menyelesaikan Giveaway ku kemaren. Si Inge ini yang beruntung dapet bukunya Amy Tan.
Dan, secara mengejutkan, aku akhirnya menang juga undian buku lewat twitter yang diadakan setiap 2 kali seminggu oleh @KickAndyShow lewat twitter.


As you know, susah banget menangin ini, karena yang dipilih adalah yang BENAR dan TERCEPAT. Kalau koneksinya lagi ngadat, udah lah terima nasib aja aku. Tapi sore ini koneksinya lagi dewa, hahha. Alhamdulilah. Nanti aku upload bukunya kalau udah nyampe. (btw, aku bahkan ngga tahu buku apa yang dihadiahkan.. dasar!)

Well, yang paling menyedihkan dari hari minggu adalah mengetahui bahwa besok hari senin. Tapi tetep semangat teman-teman! Semoga minggu ini keberuntungannya tambah terus ya.. Amin. :)

LAST DAY

3



THIS IS THE LAST DAY OF  
The name of the participator will be awaited till
23.59