Promosi Operator Seluler via Telepon

13

Oh, jadi sekarang jamannya promosi via telepon ya?
Sumber

I mean, bener-bener saya ditelepon lewat handphone saya dan setelah diangkat ternyata sudah ada mesin yang nyerocos di ujung sana. Mengesalkannya, itu ngga hanya terjadi satu dua kali aja. Sehari bisa sekali dapet telpon. Masih mending kalo diteleponnya pas lagi nonton TV, tiduran ngga ada kerjaan, atau pas lagi mau pup (ups..). Tapi bayangin aja ya kalo kamu lagi naik motor di jalan, trus hape mu ditaruh di celana, trus tiba-tiba ada yang telpon dan kamu pikir itu telepon dari ibumu dan ternyata itu adalah telepon dari sebuah mesin yang BAHKAN ngga bisa jawab apa yang kamu omelkan kepadanya,. Hell!

Tambah ngeselinnya lagi, 2 operator seluler yang saya gunakan saat ini, menggunakan metode yang sama PERSIS. How could they do this to their customer?. Apakah sampai saat ini belom ada yang protes gitu sama kelakuan mereka?. Apa yang mereka lakukan itu ganggu banget, asal tahu aja. Dan harus ada yang ngirim ke surat pembaca sebelum mereka bener-bener keterlaluan. Selama ini promosi lewat sms yang terus-terusan aja udah cukup mengganggu ya. Tapi yaudahlah ya, sms kan bisa dihapus. Awas aja kalo sampe saya kehabisan kesabaran. X(

For Now and Then

15



Jangan dibuka




Kalau ditanya, apa alasan saya memilih seorang lelaki ini menjadi orang yang dengannya akan saya habiskan sisa hidup saya, saya serta merta menjawab Tidak Tahu. Bukan tidak tahu karena tidak mau tahu, tapi lantaran ada terlalu banyak hal yang ingin saya ceritakan sampai-sampai rasanya semua kata-kata tidak pernah cukup menggambarkannya.

Orang ini akan marah ketika saya tidak mau makan sayur, ketika saya tidak minum obat secara rutin, ketika saya tidak membawa payung padahal hari mendung, atau ketika saya bangun siang dan lupa sholat. Tapi dia akan tersenyum dan mengecup kening saya ketika saya membuatkannya sarapan pagi dan teh hangat, atau saat saya membalurkan minyak kayu putih di dadanya ketika malam tiba.

Orang ini tahu, kapan waktunya untuk membuat saya tertawa, kapan membuat saya manyun, kapan membuat saya marah dan sedikit jengkel dan kapan pula membuat saya bersedih dengan caranya sendiri. Saya juga tak pernah tahu kapan dia akan membawa saya pergi jalan-jalan di mingu pagi secara tiba-tiba, atau kapan dia membawakan bunga mawar putih untukku.

Yang pasti, saya yakin bahwa orang inilah yang akan saya rawat ketika kami sama-sama sudah tua nanti. Kepada orang inilah saya bersedia membagi kebodohan-kebodohan kecil kita bersama. Saya tahu pasti bahwa saya akan merindukan hari-hari Sabtu pagi di mana kami berdua hanya menghabiskan seharian waktu di rumah tanpa melakukan apapun, dengan obrolan biasa-biasa saja dan TV menyala. 

Orang inilah suami saya, dan saya adalah rusuknya yang telah ia temukan. <3


*** 
kepada Tante Susan, thanks for give us chance to state our love. kepada teman-teman, jika ingin mengikuti event ini, sila kunjungi langsung ke blognya mba Susan :)

Kejutan :)

13

Betapa kagetnya saya setelah pulang dari tugas luar, saya mendapati ini ada di meja kerja saya...

Hadiah, hasil dari ikutan kuis @kickandyshow yang waktu itu udah aku posting di sini. Kalo dihitung, udah sebuln lebih kan itu.. makanysa sempet pasrah "yaudah lah ya, dapet ya alhamdulillah.. engga ya udah gapapa".. Dan ternyata nyampai juga nih buku.. huhuhu..senangnya.. :)

Fur Elise

6

I love this song. One greatest song by Beethoven, Fur Elise. 


Tiap ngedengerin, pasti berbagai kesan dan kilasan bakal kebayang-bayang. Rasanya kaya ada slide show yang diputer di dalem kepala. Suasana yang ketangkep cenderung ke masa lalu, walaupun ngga tahu kenangan macam apa yang melatar belakangi lagu ini. 

Dari artikel-artikel yang aku baca, Fur Elise (diterjemahkan sebagai For Elise dari bahasa Jerman) adalah lagu yang dibuat Beethoven tahun 1810 untuk gadis yang dicintainya. Sebenernya sampai sekarang pun belum diketahui siapa Elise ini sebenernya, karena menurut para peneliti, Beethoven ini sebenernya bermaksud untuk menulis Therese, bukan Elise. Therese sendiri adalah seorang gadis yang batal dinikahinya karena meolak lamarannya. Di versi lain disebutkan bahwa Therese ini sudah telanjur menikah dengan orang lain sebelum Beethoven menyatakan perasaannya. Mungkin inilah yang menyebabkan Beethoven ngga menikah sampai mati.

Terlepas dari siapakah Elise atau Therese ini, melodi lagu Fur Elise emang ngga ada duanya. Bisa dibilang melodi klasik ini sudah dikenal di seluruh dunia, karena iramanya yang lembut dan entah kenapa selalu membangkitkan perasaan-perasaan sedih bercampur dengan sayang kepada seseorang. Fur Elise dimulai dengan nada-nada yang lembut, mengalun, melenakan di bagian pertama kemudian terpecah menjadi progresi yang mengejutkan dan tak terduga di bagian kedua dan ketiga. Kalau didengerin baik-baik, pasti ngerti dimana letak bagian pertama, kedua dan ketiganya. 

Di dalam bayanganku, Fur Elise ini membangkitkan sebuah kilasan langit biru cerah dengan burung-burung terbang santai di atas, angin bertiup semilir. Seorang gadis duduk di teras rumah sambil membayangkan kekasihnya yang berada jauh dan tak pernah bertemu sekian lama. 

Gimana menurutmu?

Blog is your life?

22


Ketika saya bergabung di blogger.com tepatnya bulan Desember 2008, saya hanya membayangkan bahwa ngeblog itu seperti memindahkan diari tertulis ke dalam bentuk digital. Plus, bisa dibaca banyak orang. Pertimbangannya adalah, saya waktu itu sedang krisis identitas. Mencari jati diri istilahnya. Maklumlah, waktu itu saya masih muda (sekarang juga masih muda sih.. ). Posting saya pertama juga sangat alay sekali. Hehehe. Tapi itulah yang namanya permulaan, tanpa posting pertama itu mungkin saya ngga pernah tahu rasanya tergantung dengan blog seperti sekarang ini.

Hal menakjubkan yang saya dapatkan dari nge blog adalah, saya tahu bahwa di luar sana ada banyak orang yang keadaannya jauh berbeda dengan saya. Saat itu saya kenal dengan Ninneta, indigo girl, with a hard life. Buat dia, ngga ada yang berat di hidupnya. Tapi saya membayangkan diri sendiri menjadi dia, mungkin saya udah ngga kuat. Dari dia saya tahu bahwa ketika saya sering ngeluh-ngeluh ngga jelas dan ngga penting, sebenernya ada orang di luar sana yang sedang struggle dengan masalahnya dan masalah yang saya hadepin jadi ngga ada apa-apanya.

Ninneta cuma salah satu dari sekian banyak blogger yang saya dapatkan ceritanya dari google reader saya, seiring dengan bertambahnya teman dan jaringan. Sekarang, blog memang masih menjadi diari digital saya. Namun selain itu, blog juga bagaimana kita menampilkan diri kita di masyarakat maya. Bagaimana kita membagi ide, gagasan, bahkan sesekali hadiah. :)

Setelah 2 tahun 2 bulan nge blog, mungkin bisa dibilang, saya tak bisa hidup tanpa blog. Setujukah Anda?

****
Posting ini dikhususkan untuk Giveaway nya Chika. Come visit her blog if you want to join ^^

gara-gara busway (lagi)

11


Satu hal yang kadang ingin aku miliki dari si Beruang adalah ketegasannya. Bagaimana dia bisa marah directly pada orang yang emang pengen dia marahin. Of course marahnya in a right way ya. Soalnya memendam kemarahan dan meledak di belakang itu bener-bener nguras tenaga dan emosi. Capek.

Misalnya aja, kemarin. Februari 9th, 2011. Hari Rabu. Aku pulang kerja menggunakan jasa kopaja 640 (since patas 46 has been terminated). Rencananya, dari 640 ini aku bisa turun di benhil dan bertemu dengan chubby ku tercinta di sana. Well, pulang kerja itu pasti macet sangat kan ya, jadinya aku memutuskan untuk turun aja di Semanggi. Pertimbangannya adalah;

1. Aku liat ada jembatan penyeberangan yang aku pikir bisa aku pergunakan sampai Benhil.

2. it is quite far, but consider to time and trafiic jam, i think that was the same.

Jadi, daripada nunggu lama-lama, macet, panas, polusi, aku pikir mendingan jalan aja, sehat dan aman. So, aku turun di semanggi dan mulai tuh naik jembatan penyeberangan. Begitu sampai di persimpangan panjang antara semanggi dan Benhil (if you ever walk across it, you will know that this path is quite a long way), aku bertemu dengan petugas transJ yang menagih karcis busway ku. Well, karena ngga merasa mau naik busway jadi aku tenang-tenang aja dong ya.. Eh eh, dimulailah itu.

M= mas mas busway
A= aku

M= mbak mana karcisnya
A= oh engga kok mas, aku cuma mau lewat aja sampai benhil
M= tapi harus pake tiket mba
A= hah? tiket gimana? ini cuma lewat doang? emang ngga boleh?
M= engga mba, jembatan ini cuma buat pengguna busway aja
A= trus, kalau mau ke benhil harus lewat mana?
M= ya turun di ujung semanggi mba, trus jalan lewat jalan biasa
A= jalan biasa gimana maksutnya mas?
M= ya jalan raya yang di bawah itu
A= jadi lewat bawah????
M= iya mba

What the ****????
aku langsung telpon beruang persis di sebelah mas-masnya itu, biar dia denger aja apa kata gue sama suami. "Mas ni loh ngga boleh lewat sini nih.. katanya.. blah.. blah blah.. " . Aku tahu tuh mas nya ngedengerin, ngeliatin juga. Mukaku udah merah aja karena marah. Trus selesai teleponan aku coba lagi.

A= mas, boleh lewat kan? cuman lewat doang, ngga naek buswaynya
M= wah ngga bisa mba. coba deh tanya ke bos saya ni (sambil nunjukin mas-mas berbaju merah)

MBM= mas baju merah

A= mas, jadi gini nih mas kejadiannya. aku udah dijemput suamiku di benhil, dia ngga bisa ke sini. boleh lewat sini ngga mas buat ke benhil?
MBM= wah ngga bisa mba.. ini cuma buat yang udah beli karcis aja..
A= ya kan aku ngga mau naik busway.. cuma lewat doang.. (ini masih ditahan-tahan kalem ni)
MBM= iya mba, peraturannya gitu..
A= *dongkol* yaudah sini aku beli karcisnya. susah amat sih mau lewat doang juga!!

trus aku beli tuh karcis,abis beli langsung aku buang TEPAT di depan kedua mas-mas dan mba-mba kasirnya. Sepanjang jalan isinya cuma ngegerundel dan nahan emosi. Untungan pakai masker, jadi bisa nutupin betapa merah mukaku. Maksutnya apa sih? Well, mungkin aku lagi sensitif karena lagi mau dapet. Cuman menurutku nih ya, BUAT APA COBA bangun jembatan penyeberangan kalau ngga semua orang bisa make? Marah cuman gara-gara duit 3500? Iya, emang. Duitnya sih kecil. korban perasaannya yang gede.

coba kalau aku ini orangnya sangat ekspresif sehingga bisa mengungkapkan kekesalan dengan TEPAT ke mas-mas itu. Ngebayanginnya sih ada 2 versi. Pertama versi aku ngebentak-bentak mereka, dengan nada tinggi, trus nyobek-nyobek tiket itu di depan mata mereka. trus balik arah ngga jadi lewat situ. Kedua, versi aku nangis. Air mata berleleran dan muka melas, trus mereka ngga tega dan akhirnya aku dibiarin lewat. Tapi ujung-ujungnya, tetep aja si suami yang kena pelampiasan :p

*maaf ya sayang

Aku sakit dan Beruang sakit juga

3



Aku sakit. Beruang yang rawat. Dia rebusin air anget buat aku mandi, beliin obat batuk, ngisiin air minum waktu aku batuk hebat. Marahin aku karena aku ngga mau minum obat, ngebiarin aku beli gorengan padahal aku masih batuk dengan alasan aku udah gede jadinya harus tahu mana yang boleh mana yang engga. Ngebiarin aku tidur seharian karena aku lagi pusing. Merelakan diri ikut ngga masuk kerja demi ngejagain aku. Khawatir di tengah malam karena suhu badanku ngga mau kompromi.

Makasih sayang. Aku udah lumayan sembuh sekarang. Tapi kamu sekarang yang sakit. Batuk juga, mungkin gara-gara ketularan aku. Aku udah bikinin kamu sup ceker ayam. Tapi kompor gas kita malah rusah :(. Malam-malam ngebenerin kompor padahal aku tahu kamu lagi sama-sama capek. Kamu masih batuk-batuk terus, jadi aku suruh kamu tidur duluan meskipun sup ceker ayamnya belum matang. Aku menyusul tidur kemudian, nyelimutin kamu, dan ngebalurin minyak kayu putih di dadamu biar anget.

Beruang ngga masuk hari ini. Semoga cepet sembuh ya sayang. Aku tahu kita berdua sangat menantikan hari Jumat karena tahu bahwa besok hari Sabtu Minggu dan kita berdua bisa tidur plus nge-bego seharian. Sabar ya beruangku. 


****

ha! cuma kewajiban posting aja. #abaikan saja ya :)

Lookleting

6

Thanks for belledoodles for let me know about this page. Looklet.com is a page that will fit for people who deeply mad about fashion. I declare my self that im not into fashion thingy but i think mix and match some outfits is fun! It reminds me of my childhood toys, I used to called it tula tili. Maybe other places known it by different names, like Putren, or Bongkar Pasang, or Rok-Rokan. International know it as Paper Doll. Did you recognize it?


Nah, Looklet is not much different with this toy, just more real, more cool outfit, and more modern!. Simply click here and there and you could be a famous and fabulous stylish! This is my looklet I create just before this.

My idea is to create a model similar with Holly Golightly, main character on Breakfast at Tiffany's. But unfortunately i couldn't find any outfit that really close to her. For instance, her Cigarette Holder. Look carefully
Well, i think i have made a right decision. Now i'm very addicted to this page, even i use my office hour to creat a new look! hahhaha..

Kapan?

9



Aku udah MUAK!

Kapan sih pemimpin kita ganti? Harus nunggu 2014 dulu? Atau nunggu kiamat dulu? Baru para pemimpin "terhormat" itu sadar bahwa apa yang mereka kumpulkan selama ini (harta, kuasa) sama sekali NGGA ADA GUNANYA?.
Sampai kapan mereka menutup mata sama orang-orang yang tinggal di tepi-tepi sungai dengan rumah-rumah reyot dari kardus yang harus mengonsumsi air kotor tiap hari? Atau sampai kapan mereka pura-pura ngga tahu bahwa ada banyak rakyatnya yang mati kelaparan tiap hari karena ngga punya cukup uang untuk sekedar beli nasi basi??? Atau sampai kapan mereka pikir mereka hidup di balik angka-angka khayali bahwa negara kita itu aman tenteram nyaman sejahtera? Atau, lagi, sampai kapan mereka hidup di balik dongeng bahwa tanah Indonesia gemah ripah loh jinawi?

Kalau sampai ANDA, sebegitu yakinnya bahwa presiden ANDA yang sangat terhormat itu sangat hebat, mengapa dalam 2 kali masa jabatan yang diberikan pada nya tidak ada perubahan signifikan pada nasib bangsa kita tercinta ini? Kalau ANDA, sampai rela memotong leher anda sendiri demi membela presiden anda itu, apakah presiden ANDA juga akan melakukan hal yang sama demi rakyatnya?

Oke, kesalahan tidak terletak 100% pada presiden Anda dan presiden saya saat ini. Kita letakkan saja kesalahan pada keadaan. Pada musim yang tak menentu. Pada kondisi perekonomian dunia yang tak stabil. Pada Mesir yang sedang krisis. Pada orang-orang pinggiran yang bodoh karena tidak pernah punya kesempatan untuk mengecap pendidikan layak, yang disalahkan juga karena dianggap tak becus mengurus nasib sendiri dan terlalu manja. Atau, pada rumput yang bergoyang??

Kapan, kapan, ya.. Indonesia yang udah 66 tahun tuanya ini bisa benar-benar merdeka?

***

No offense. ini cuma coretan sebagai kewajiban posting aja. Bagi yang merasa tersinggung, silakan sampaikan langsung kepada pemilik blog ini. Thanks.

Transjakarta vs Patas 46

7


Kalau aku si pengguna patas 46 saja sudah bingung, apalagi supir dan kondekturnya? Bahwa penghapusan 15 trayek bus reguler -- termasuk patas 46 -- mulai Februari 2011 ini menuai banyak protes, itu sudah pasti. Gimana engga? Pertama, orang yang biasa naik patas 46 dan bus reguler lain, maksimal cuma bayar 2.500 rupiah aja. Sedangkan jika kita naik transjakarta, harus bayar 3.500.


Belum ditambah dengan ketidakmampuan bus TransJ untuk berhenti di tempat-tempat strategis bagi para penduduk urban untuk meneruskan perjalanannya. Aku ambil contoh, para pegawai kantoran di sepanjang jalan Gatot Subroto, yang dengan mudah bisa berhenti di dekat Manggala Wanabakti untuk kemudian bisa meneruskan perjalanan jalan kaki menuju stasiun Palmerah. Sedangkan TransJ, mana bisa berhenti sembarangan? Pengguna harus berhenti di halte slipi dan jalan jauuuuhh untuk sampai di stasiun Palmerah.


Berhenti sampai di situ? Mari kita lihat dari sisi sopir dan kondektur bus reguler. Mereka diminta untuk berhenti dan trayek busnya dihapus tanpa diberi waktu untuk mencari pekerjaan lainnya. Memangnya pemerintah mau ngasih makan anak istrinya?


Pemerintah DKI Jakarta mengklaim bahwa penghapusan trayek bus reguler ini demi mengurangi kemacetan di sepanjang jalan Gatot Subroto, baik yang menuju ke Grogol maupun yang menuju Cililitan. Pendapatku pribadi, klaim ini sangat ngga berdasar. Yang Jakarta butuhkan saat ini adalah memperbanyak kendaraan umum yang dapat mengangkut penumpang secara massal. Ya, memang mereka menyediakan TransJ sebagai solusi. Tapi apa bedanya kalau mobil pribadi kian banyak? Apa bedanya kalau dengan adanya bus TransJ malah banyak orang akhirnya memilih untuk kredit motor dan tetap tidak memilih opsi bus TransJ ?.

Akhirnya, aku dan banyak orang lain yang biasa menjadi pengguna bus reguler hanya menjadi korban. Si sopir dan kondektur bus reguler yang jumlahnya ratusan itu juga jadi korban. Siapa yang untung sekarang?

Buat yang senasib sepenanggungan, berikut ini informasi bus reguler yang trayeknya akan dihapus, mungkin mulai minggu depan. 

Patas AC 13, Patas 46, Patas 37 , Patas 43, Patas 41, AC 18, Patas 6B, Patas 6A, Patas 6, Patas 39, AC 26, AC 74, Patas 8, Patas 8A, AC 07, AC 82, AC 25, AC 04, Patas 17A, Patas 50, Steady Safe 948, Steady Safe AC 67, Steady Safe AC 65, Bianglala AC 107, Bianglala AC 120, Bianglala Patas 89, Bianglala 954.