Blog is your life?


Ketika saya bergabung di blogger.com tepatnya bulan Desember 2008, saya hanya membayangkan bahwa ngeblog itu seperti memindahkan diari tertulis ke dalam bentuk digital. Plus, bisa dibaca banyak orang. Pertimbangannya adalah, saya waktu itu sedang krisis identitas. Mencari jati diri istilahnya. Maklumlah, waktu itu saya masih muda (sekarang juga masih muda sih.. ). Posting saya pertama juga sangat alay sekali. Hehehe. Tapi itulah yang namanya permulaan, tanpa posting pertama itu mungkin saya ngga pernah tahu rasanya tergantung dengan blog seperti sekarang ini.

Hal menakjubkan yang saya dapatkan dari nge blog adalah, saya tahu bahwa di luar sana ada banyak orang yang keadaannya jauh berbeda dengan saya. Saat itu saya kenal dengan Ninneta, indigo girl, with a hard life. Buat dia, ngga ada yang berat di hidupnya. Tapi saya membayangkan diri sendiri menjadi dia, mungkin saya udah ngga kuat. Dari dia saya tahu bahwa ketika saya sering ngeluh-ngeluh ngga jelas dan ngga penting, sebenernya ada orang di luar sana yang sedang struggle dengan masalahnya dan masalah yang saya hadepin jadi ngga ada apa-apanya.

Ninneta cuma salah satu dari sekian banyak blogger yang saya dapatkan ceritanya dari google reader saya, seiring dengan bertambahnya teman dan jaringan. Sekarang, blog memang masih menjadi diari digital saya. Namun selain itu, blog juga bagaimana kita menampilkan diri kita di masyarakat maya. Bagaimana kita membagi ide, gagasan, bahkan sesekali hadiah. :)

Setelah 2 tahun 2 bulan nge blog, mungkin bisa dibilang, saya tak bisa hidup tanpa blog. Setujukah Anda?

****
Posting ini dikhususkan untuk Giveaway nya Chika. Come visit her blog if you want to join ^^

22kata temen-temen: