Bagaimana Jika

Bagaimana jika,
masa lalu ngga pernah ada di antara kamu dan aku
saat tahu bahwa senyumku tak akan pernah kuberikan kembali padamu
karena aku sadar di belakangku, masih setia menunggu
lelaki dari masa depanku.

Bagaimana jika,
aku memilih untuk tetap tinggal.
Dan tak peduli lagi dengan apa yang ada di pintu waktu
Dan lebih memilih kamu sebagai orang yang dengan senang hati mengambilkan ku secangkir teh hangat di malam yang dingin.

Mungkin kamu dan aku sudah tahu
kita sama-sama tak memilih satu sama lain
karena kita berdua tak pernah ada sebenarnya
kenangan samar itu hanya semu, bunga tidur.
kecupan sekilas di keningku juga mungkin hanya ilusi yang terlalu sering kubayangkan datang darimu

Ya, hanya gerimis dan pelangi samar di ujung langit yang tahu.

***


#30haribermonolog

3kata temen-temen: