Rumah di tepi danau

Kamu mengajakku ke sebuah rumah tua di pinggir danau. Rumah yang besar, namun sayang kini tak pernah ditinggali lagi. Kayunya lapuk, termakan usia dan rayap. Tentu saja. Tapi aku bisa membayangkan bahwa rumah itu dulunya indah. Ya, bahkan di kondisi terburuknya saat ini, rumah itu masih menyimpan keindahannya. Danau yang terletak tak jauh, kini memantulkan cahaya matahari yang semakin jingga. Mungkin ini saatnya pulang, namun sebelumnya kamu masih sempat mengucapkan,
"Suatu saat kita akan punya rumah seindah ini". 

Mungkin juga itu salah satu alasan aku mau duduk berdua di depan penghulu untuk menyaksikanmu mengucapkan janji, satu tahun yang lalu

****

#30haribermonolog

***

sedikit cuap-cuap.

Untuk menghilangkan segala bentuk prasangka baik buruk atau baik, mungkin perlu aku tambahkan bahwa apa yang aku tuliskan di postingan dengan tagar #30haribermonolog ini BUKANLAH cerita pribadiku. Ini semuanya hanya 100% fiktif hasil rekaan dadakan. 

Lagi pula, aku masih belum tahu apa sih sebenernya bermonolog itu, karena selama ini aku cuma ngoceh ngga keruan juga. Tapi ngga papa lah, yang penting target 30 hari harus terpenuhi :)

5kata temen-temen: